ACT

Pemprov Bangun Jalannya, PLN Suplai Listriknya

0 132

TIGA desa di Kecamatan Aranio,  Kabupaten Banjar selama ini tidak menikmati secara penuh keberadaan listrik,  sebab di Desa Rantau Bujur, Rantau Balai,  dan Apuai,  setiap hari listrik hanya mengalir selama 12 jam.

SEIRING terbukanya akses kawasan tersebut melalui pembangun jalan bebas hambatan Banjar-Tanah Bumbu,  maka PLN bisa membangun jaringan suplai listrik.  Untuk menyuplai penuh aliram listrik ke tiga desa tersebut,  PLN Wilayah Kalselteng membangun infrastruktur jaringan tegangan menengah sepanjang 17 kilometer sirkuit serta 2 buah trafo dengan kapasitas 100 KVa dan 2 buah trafo dengan kapasitas 25 kVa dengan nilai investasi Rp 8 miliar.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mengatakan, listrik menjadi kebutuhan utama masyarakat. Hampir seluruh aktivitas kehidupan manusia saat ini tergantung dengan adanya listrik.

BACA: Pertumbuhan Ekonomi Kalsel Meningkat

Pria yang akrab disapa Paman Birin ini meyakini, dengan maksimalnya suplai listrik ke tiga desa tersebut memberikan dampak yang besar untuk mendorong perkembangan desa dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Paman Birin berharap kepada masyarakat untuk memanfaatkan energi listrik dengan sebaik-baiknya.

Dirinya mengatakan, Pemprov Kalsel saat ini telah membuka akses jalan yang menguhubungkan antara Kabupaten Banjar dengan Tanah Bumbu, di mana jalan tersebut juga membuka akses terhadap desa-desa yang selama ini terisolir.

Menurutnya, sinergi antara Pemprov Kalsel dengan BUMN maupun yang lainya harus terus ditingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kami membangun jalanya, PLN yang membangun kelistrikannya, sinergi seperti ini harus terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ucapnya, usai peresmian operasional listrik 24 jam di Kecamatan Aranio,  Rabu (19/6/2019).

BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Kalsel 2019 Diprediksi Meningkat 5,8 Persen

Sementara itu, Plh GM PLN Wilayah VI Kalselteng,  Sari Indah Damayanti mengatakan, PLN bekerja keras untuk bisa menghadirkan listrik secara penuh untuk masyarakat. ” Ini adalah upaya untuk mewujudkan cita-cita mulia kami untuk selalu berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui ketersedian listrik yang handal,” sebutnya.

Dirinya berharap kepada semua pihak untuk terus memperkuat sinergi agar suplai listrik kepada masyarakat dapat tetap menyala secara terus menerus.

“Kami memohon bantuan kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga aset kelistrikan, karena kendala utama gangguan distribusi listrik biasanya adalah sentuhan pohon, kesadaran bersama untuk menjaga jaringan dari gangguan pohon akan mengahasilkan listrik yang handal,” ucapnya.(jejakrekam)

Penulis Fahri (Biro Humpro Kalsel)
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.