ACT

Dekati Lebaran, Penjualan Emas Merangkak Naik

0 185

BAGI masyarakat Banua, harga emas tinggi tidak berpengaruh terhadap daya beli. Hal ini terlihat antusiasnya transaksi masyarakat di salah satu pusat perdagangan emas terbesar di Kalsel, yakni Pasar Sentral Antasari Banjarmasin.

PEMILIK Toko Emas Taksir, H Gurdan, mengatakan hal ini sudah biasa setiap tahunnya jelang lebaran banyak masyarakat yang membeli. Kalau sudah H-7 biasanya 70 persen yang datang kesini adalah mereka yang membeli, hanya sekitar 30 persen saja yang menjual.

“Biasanya mendekati lebaran, masyarakat banyak yang membeli ketimbang yang menjual, mungkin karena sudah menerima THR (Tunjangan  Hari Raya) pegawai atau karyawan, ungkapnya,” Jumat (31/5/2019).

BACA: Pembelian Emas Diprediksi Meningkat Setelah Pembagian THR

Adapun harga emas dengan kadar 99 persen kini di jual Rp 597.500 per gram, naik dari harga sebelumnya yakni sekitar Rp595.000 pergramnya. Sedangkan emas batangan kini dibandrol Rp595.000 pergram yang sebelumnya Rp580.000 pergramnya.

“Kalau harga memang memasuki Ramadhan pun sudah mulai ada kenaikan, dan mendekati lebaran harga terus beranjak naik, namun tidak signifikan,” tambahnya.

Lalu untuk emas karat 70 persen kini dijual Rp 450.000 per gram yang mana sebelumnya Rp435.000 per gram dan karat 42 persen dijual Rp 270.000 per gram sebelumnya Rp 260.000 per gram.

“Memang saat ini ada mengalami kenaikan harga sekitar Rp 10.000 sampai Rp 15.000 pergramnya, namun harga ini masih dibilang cukup stabil,” tandasnya.

BACA JUGA: Sempat Tembus Rp 600 Ribu Per Gram, Harga Emas Berangsur Turun

Sementara itu menurut salah satu Owner Toko Al Fatih, H Dian, memprediksi aksi jual akan tinggi nantinya jika sudah memasuki ajaran baru sekolah. Sebab pada waktu itu keperluan masyarakat akan besar ,baik untuk sekolah maupun keperluan lainnya.

“Aksi jual mungkin akan meningkat setelah lebaran, saat liburan bahkan sampai memasuki tahun ajaran baru sekolah nanti, karena warga banyak yang memerlukan dana segar,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Akhmad Faisal
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.