ACT

FKUB Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Agama

0 215

BERTEMA Puasa Menguatkan Kebersamaan dalam Perbedaan, FKUB Kalsel menggelar silaturrahmi dan buka puasa bersama, Jumat (17/5/2019).

MEWAKILI Gubernur Kalsel, Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Heriansyah berharap FKUB dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Sementara, dalam tausyiahnya Ilham Masykuri Hamdie mengatakan, tema yang diangkat oleh FKUB sangat aktual dan relevan dengan situasi seperti sekarang ini, dimana Ramadhan bisa menguatkan kebersamaan dalam perbedaan.

“Puasa diwajibkan bagi orang yang bertaqwa. kata taqwa tidak eksklusif Islam, karena itu puasa dikenal pada semua agama. Puasa diwajibkan oleh umat-umat sebelum kamu, menggambarkan bahwa puasa juga dilakukan seluruh agama,” ujar Ilham.

Diungkapkannya, setiap agama juga mengenal hari yang disucikan, Islam yang disucikan itu adalah Ramadhan. Merasakan kehadiran Tuhan dilakukan pada hari yang dianggap disucikan. Maka puasa di bulan Ramadhan ini adalah upaya untuk merasakan kehadiran Tuhan. Puasa juga mengajarkan agar mampu mengosongkan diri.

“Pada agama Budha, mengosongkan diri itu adalah melepaskan dari kemelekatan. Semakin banyak kemelekatan pada harta, jabatan, keluarga dan lain-lain, maka kita semakin menderita. Puasa adalah upaya membebaskan diri dari kemelekatan,” ucapnya.

Sifat orang berpuasa, mengikuti sifat Tuhan, yaitu memberi makan orang lain tapi dia sendiri tidak makan. Puasa tidak sekedar soal tidak makan dan minum, tapi bagaimana meningkatkan kualitas keimanan, mendekatkan Tuhan dengan dirinya.

Ilham juga menjelaskan soal doa, dimana Tuhan menjanjikan bahwa siapa yang benar-benar berdoa akan dikabulkan. “Maka ketika doa tidak dikabulkan, jangan-jangan karena cara kita berdoa yang tidak sungguh-sungguh. Atau dikabulkan tapi ditunda oleh Tuhan, karena Tuhan tahu waktunya tidak tepat,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan dialog, tokoh agama lain Romo Andre dari Katolik juga turut menyampaikan makna puasa menurut Katolik. Dia menguraikan soal banyaknya orang yabg belum menerima perbedaan, padahal dalam agama banyak persamaan.

Made Darmayasa, Sekretaris PHDI Kalsel, juga menyampaikan adanya konsep puasa dalam agama Hindu. Banyak pujian yang mirip sebagaimana disampaikan Ilham Begitu juga penanggap lainnya Pdt Kornelius, yang mengatakan bahwa umat Kristen juga puasa selama 40 hari berpuasa dalam setahun.(jejakrekam)

Penulis Andi Oktaviani
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.