Hampir 10 Bulan Si Palui Dirilis, Hanya Diunduh 500 Pengguna

0

DIRILIS sejak 30 Januari 2018 lalu, Pemkot Banjarmasin mengandalkan program smart city yang bernama aplikasi Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (Palui) melalui layanan android (Playstore).

HAMPIR 10 bulan usai diluncurkan, justru masyarakat Banjarmasin masih kurang memanfaatkan aplikasi Palui dalam urusan administrasi. Buktinya, layanan online ini hanya diunduh sebanyak 500+ pengguna android.

Plt Direktur e-Government Kementerian Kominfo Bambang Dwi Anggono mengungkapkan, perlunya sinergi pemerintah kota dan masyarakat dalam mewujudkan kota cerdas atau smart city.

Bambang menyatakan, Pemkot Banjarmasin mesti gencar mengadakan sosialisasi ke masyarakat sebagai pengguna layanan pemerintah dalam memberikan kemudahan mengakses.

“Mau tak mau Pemkot Banjarmasin bisa memaksimalkan keterlibatan masyarakat untuk berpartisipasi,” ujar Bambang Dwi Anggono kepada wartawan di Balai Kota Banjarmasin, Senin (29/10/2018).

Sebab, bagi Bambang, tanggung jawab pemerintah bukan hanya menyediakan aplikasi untuk mendorong smart city, tetapi juga memastikan masyarakat bisa menggunakan dan mendapatkan nilai lebih dari data informasi yang ada.

Ambil contoh, masyarakat seperti pelaku UMKM ini bisa menggunakan layanan jual beli online dalam berbisnis.  “Nah, kita perlu mengolah supaya masyarakat bisa tahu resources yang ada disekililingnya. Tidak harus beli jauh-jauh di kota-kota lain,” tuturnya.

Bambang mengakui, Banjarmasin tak bisa dibandingkan dengan Surabaya, Semarang, Makassar yang dinilai partisipasi masyarakatnya sangat berkembang dari smart governmentnya.

“Nah, di Banjarmasin ini baru memulai, tidak bisa kita harapkan untuk langsung selevel dengan kota yang saya sebutkan,” ucapnya.

Namun, Bambang menilai langkah awal Banjarmasin cukup bagus dalam memanfaatkan layanan perizinan dan perbankan melalui sistem yang dipandu oleh Pemkot. Maka dari itu, ia menginginkan sosialisasi terus dimaksimalkan.

“Sebab, sebagus apapun sistem, kalau masyarakatnya tak turut berpartisipasi kita juga gak bisa maksimal,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.