Husairi Abdi

Mencintai Produk Dalam Negeri Sama Artinya Ciptakan Lapangan Kerja

0

KECINTAAN anak Indonesia terhadap produk dalam negeri atau daerah bisa menjadi garda pertahanan terhadap serbuan produk impor dan pasar bebas yang sudah merambah negeri ini. Hal ini untuk mendorong agar produktivitas anak negeri benar-benar siap dalam menghadapi persaingan harga dan produk dengan negara luar.

PESAN ini yang disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, H Birhasani dalam sosialisasi ‘Aku Cinta Produk Daerah/Dalam Negeri’ yang diikuti ratusan pelajar dan mahasiswa di Hotel Jelita Banjarmasin, Selasa (11/4/2017).

Ia mengakui generasi muda sangat mudah terpengaruh dengan gengsi, sehingga condong membeli dan memakai produk luar negeri. “Makanya, kami juga mendorong agar generasi muda dan anak sekolah untuk mengetahui bahwa produk dalam negeri juga berkualitas dan tak kalah dengan produk luar. Kami ingin agar generasi muda bisa disalurkan ke hal positif sehingga bisa lebih kreatif,” ujar mantan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tabalong ini.

Birhasani menuturkan mencintai produk dalam negeri memang tidak segampang membalikkan telapak tangan. Namun, menurut dia, jika terus ditanamkan sikap kecintaan terhadap produk anak negeri, maka sama saja membangun ekonomi Indonesia, karena dengan sendirinya menciptakan lapangan kerja.

“Di era pasar bebas dengan persaingan yang sangat ketat, jika masyarakat Kalimantan Selatan mencintai produk dalam negeri, jelas tidak akan terpengaruh dengan serbuan produk luar negeri. Ini sangat positif dalam meningkatkan perekonomian daerah,” cetus Birhasani.

Hal senada juga dilontarkan mantan Rektor IAIN Antasari Banjarmasin, Prof DR Kamrani Buseri dan DR Hasni Umi Aminah yang menjadi narasumber dalam acara sosialisasi cinta produk dalam negeri itu. Menurut Kamrani, pelaku usaha dan lembaga keuangan yang ada di daerah harus selalu berkoordinasi dan saling mengisi agar industri produk serta pemasarannya bisa lebih terarah dan mampu bersaing di pasar dalam negeri.

“Selain itu, dibutuhkan kesadaran generasi muda Kalimantan Selatan untuk mencintai produk daerah dan produk sendiri. Sebab, mencintai daerah, regional, nasional dan negara merupakan ketahanan ekonomi bagi suatu negara,” tandas Kamrani.(jejakrekam)

Penulis    : Afdi NR

Editor      :  Didi GS

Foto         : Afdi NR

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.