ACT

Pandemi Covid-19, KNPI Banjarmasin dan Kodim 1007 Semprot Disinfektan di Masjid Jami

0 52

KOMITE Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banjarmasin bersama Kodim 1007/Banjarmasin menggelar penyemprotan cairan disinfektan di kawasan Masjid Jami Sungai Jingah, pada Kamis (26/3/2020).

AKSI ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kawasan tempat ibadah bersejarah di Bumi Lambung Mangkurat ini.

Penyemprotan dilakukan di ruang induk, teras, hingga permukiman warga sekitar, termasuk lingkungan kediaman ulama kondang KH Ahmad Zuhdiannoor yang kebetulan berdekatan dengan Masjid Jami.

Ketua KNPI Banjarmasin Muhammad Imam Satria Jati menuturkan aksi ini sebagai bentuk preventif mencegah pandemi Covid-19.

BACA : Stok Menipis, KNPI Banjarmasin Ajak Masyarakat Donor Darah

Dia mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap patuh ke anjuran otoritas di tengah wabah covid-19 ini. Menurut dia, instruksi pemerintah seperti kampanye #DiRumahAja patut dijalankan untuk memutus mata rantai coronavirus.

“Butuh partisipasi yang lebih dari masyarakat. Kita jadi lilin di lingkungan masing-masing,” kata Advokat Muda ini kepada awak media.

Dia mengatakan KNPI Banjarmasin membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan penyemprotan disinfektan gratis jika dibutuhkan, terutama di fasilitas publik seperti rumah ibadah.

“Perjuangan ini akan terus kita laksanakan sampai wabah covid-19 berakhir,” timpal Imam.

Di tempat yang sama Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1007/Banjarmasin, Mayor Inf Hariono, aksi penyemprotan tersebut hanyalah upaya preventif.

BACA : Cegah Corona, Koramil Batumandi Semprotkan Disinfektan Di Tempat Umum

“Yang terpenting sebenarnya masyarakat harus mengikuti anjuran pemerintah. Misalnya, untuk tidak mendatangi tempat-tempat keramaian. Usahakan di rumah. Jangan lupa jaga kesehatan. Dan jaga diri, terutama di lingkungan terkecil seperti keluarga,” kata dia.

Adapun keterlibatan KNPI, menurut Hariono, sebagai bentuk sinergisitas antara TNI dan pemuda Kota Banjarmasin.

“Total ada 50 personil yang dikerahkan. 20 dari unsur pemuda, 30 dari militer,” pungka Hariono. (Jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.