ACT

Tanpa Beralaskan Sajadah, Masjid Noor Masih Dipadati Jamaah

0 115

DI TENGAH larangan menghimpun orang banyak serta menjaga jarak antar sesama, aktivitas peribadatan keseharian di beberapa masjid di Banjarmasin masih terlihat. Bedanya, kini di masjid tak lagi disediakan alas sujud seperti lazimnya.

PEMANDANGAN ini terlihat di Masjid Noor Banjarmasin. Masjid yang terletak di Jalan Pangeran Samudera, saat shalat Zuhur dan menjelang Ashar, masih dipadati para jamaah. Kebanyakan mereka berasal dari kawasan pasar yang ada, termasuk para pengunjung pasar.

Sebelumnya di masjid ini sudah dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin demi mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Pengurus Masjid Noor juga mengimbau agar para jamaah bisa membawa sendiri sajadah atau alas sujud, karena alas sujud sudah dicopot beberapa waktu lalu.

BACA : Didatangi Komisi III DPRD Banjarmasin, PLN Pastikan Pasokan Listrik Surplus

“Paling tidak, kita tetap waspada dan berhati-hati terhadap penyebaran virus Corona yang sudah mengkhawatirkan itu. Kami juga terus mengingatkan hal itu kepada para jamaah,” ucap H Iwan, salah satu pengurus Masjid Noor Banjarmasin kepada jejakrekam.com, Kamis (26/3/2020).

Dukungan kebijakan masjid yang menindaklanjuti anjuran pemerintah juga disuarakan H Subhan. Pedagang Pasar Sudimampir ini mengakui tetap menjalankan shalat fardhu di masjid, terkecuali kalau sudah berada di rumah.

“Ya, tidak ada salahnya kita menjaga kebersihan diri masing-masing. Apalagi, Masjid Noor ini berada di pusat kota dan di tengah pasar yang ramai, tentu perlu kehati-hatian,” ucap Subhan.

Dengan membawa alas sujud sendiri, Subhan mengatakan hal itu merupakan tindakan untuk berjaga-jaga. Ini karena, bekas telapak kaki dari para jamaah belum tentu steril.

BACA JUGA : Masjid Noor Banjarmasin Disterilkan, Warga Berharap Obat Covid-19 Ditemukan

Hal serupa juga terlihat di Masjid Al Jihad, Jalan Cempaka Besar, yang masih dipadati para jamaah. Sebelumnya, di masjid juga telah disemprot cairan disinfektan. Pelepasan sajadah panjang, dan hanya beralaskan keramik masjid atau masing-masing jamaah membawa sajadah juga diberlakukan di tempat ibadah yang dikelola ormas Islam, Muhammadiyah ini.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.