ACT

Tangani Corona, Tim Medis RSUD Ulin Disuntik Insentif Rp 155 Ribu per Hari

0 277

GELONTORAN dana berasal dari APBD Kalimantan Selatan 2020 untuk penanganan wabah virus Corona (Covid-19) di daerah ini, dipakai Pemprov Kalsel. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, dana insentif tim medis pun telah dicairkan.

DANA insentif bagi tim medis bagi dokter, perawat, tenaga administrasi hingga petugas kebersihan di RSUD Ulin Banjarmasin, yang menjadi rumah sakit rujukan nasional di Kalsel, mencapai Rp 155 ribu per hari.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel Wahyudin mengungkapkan penyaluran dana insentif bagi 60 tenaga medis yang berjibaku di RSUD Ulin telah dicairkan.

“Ini merupakan wujud kepedulian dari Gubernur Kalsel (Sahbirin Noor), karena tim medis merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kalsel,” ucap Wahyudin kepada jejakrekam.com, Kamis (26/3/2020).

BACA : Data Nasional Mencatat 2 Terkonfirmasi, Kadinkes Kalsel Sebut Hanya 1 Positif Covid-19

Ketua Harian Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan (P3) Covid-19 Kalsel ini menegaskan tunjangan insentif ini akan diperpanjang, jika wabah Corona masih belum tuntas di Kalsel.

Bantuan dana insentif itu berupa uang tunai yang diberikan kepada 60 tenaga medis dan telah diterima Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin, Syah Jehan.

Terpisah, Syah Jehan mengungkapkan telah menerima suntikan dana insentif yang diserahkan Kepala Harian BPBD Kalsel, dan telah dibayarkan kepada para petugas medis yang bertugas di RSUD Ulin Banjarmasin.

BACA JUGA : Diangkut Pesawat TNI AU, Kalsel Terima Bantuan 2.000 Pcs APD Covid-19

“Mulai hari ini, sudah kami bayarkan sesuai peruntukkannya. 60 Tenaga medis terdiri dari dokter, perawat, petugas kebersihan dan staf administrasi dengan besaran Rp 115 ribu per hari. Terhitung, dibayarkan sejak 20 Maret hingga 14 hari ke depan,” ucap Syah Jehan.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.