ACT

Lawan Corona, Serentak Masyarakat Tabalong Berjemur di Pagi Hari Selama 15 menit

0 61

GERAKAN berjemur 15 menit dalam sehari yang dicanangkan Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, mulai diterapkan masyarakat Tabalong, pada Kamis (26/3/2020) tepat pukul 10.00 wita.

PULUHAN aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabalong, secara serentak berjemur di halaman kantor masing-masing. 

Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengatakan gerakan berjemur 15 menit dalam sehari ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona (Covid 19) di daerahnya.

“Dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi, kita akan mendapat sinar ultraviolet yang membuat daya tahan tubuh kita menjadi meningkat. Tentu hal itu dapat melawan virus, agar tidak masuk ke dalam tubuh kita,” ujar Bupati Anang Syakhfiani, usai berjemur bersama ASN selama 15 menit, Kamis (26/3/2020).

BACA : Diapit Kaltim dan Kalteng, Perbatasan Kotabaru, Batola dan Tabalong Diterapkan Cekal Covid-19

Gerakan berjemur selama 15 menit ini dimulai dengan bunyi sirene atau alarm. Secara serentak seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Tabalong hingga ke kantor kecamatan dan instansi lainnya.

Tak hanya ASN, gerakan berjemur ini juga diikuti oleh TNI dan Polri sampai di tingkat Koramil dan polsek serta masyarakat.

Gerakan berjemur ini, diakui Anang Syakhfiani, dimulai berlaku pada hari ini hingga tanggal 22 April 2020 mendatang. “Untuk bulan Ramadhan, bisa menyesuaikan. Bis asaja, untuk umat muslim bisa dilakukan setelah shalat Dhuha,” kata Anang Syakhfiani.

Ia memastikan usai Ramadhan 1441 Hijriyah, Bupati Tabalong ini mengatakan kalau dirasa perlu gerakan berjemur selama 15 menit ini akan dilanjutkan. 

BACA JUGA : Satu Warga Tabalong Berstatus PDP

Menurut Anang, gerakan berjemur ini merupakan kearifan lokal yang ada di Kabupaten Tabalong. “Berjemur ini sudah sejak dulu dilakukan orangtua kita hingga sekarang. Ya, karena memang mendatangkan manfaat, untuk itulah kita canangkan gerakan berjemur ini,” ujarnya.

Anang berharap gerakan berjemur ini bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa.

“Saya juga berharap dengan berjemur, daya tahan tubuh kita dapat meningkat dan dapat mencegah masuknya virus ke tubuh kita, termasuk virus Corona (Covid-19),” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Herry Yusminda
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.