ACT

Gelar Rakor Bersama TPID, Ibnu Sebut Sembako di Banjarmasin Relatif Aman

0 20

SALAH satu dampak yang timbul akibat mewabahnya virus corona (COVID-19) di Indonesia adalah melonjaknya angka inflasi terhadap beberapa bahan pokok. Mengatasi hal tersebut, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengadakan rapat koordinasi, terkait ketersediaan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.

DALAM rakor tersebut, orang nomor satu di kota berjuluk Seribu Sungai ini mengatakan bahwa, rapat koordinasi dilaksanakan untuk mengantisipasi kelangkaan bahan pokok.

“Hari ini kita rapat bersama TPID untuk mengantisipasi stok pangan, juga memastikan distrtibusi berlangsung dengan lancar, karena situasi sebetulnya akan terjadi menjelang bulan Ramadhan dan lebaran, tetapi karena adanya COVID-19, artinya kita mengantisipasi jangan sampai terjadi kelangkaan pangan, ataupun juga dari masyarakat untuk membeli dan menstok serta menimbun bahan pangan,” ujarnya, Jumat (20/3/2019).

BACA: Hingga 31 Maret, THM Dan Rumah Biliar Di Banjarmasin Ditutup Sementara

Secara keseluruhan, H Ibnu Sina mengungkapkan, sembako di Banjarmasin relatif aman, hanya saja untuk gula pasir dan bawang putih mengalami sedikit kelangkaan akibat keterbatasan stok di gudang-gudang di Kota Banjarmasin.

“Secara keseluruhan sembako kita aman, hanya terjadi kelangkaan gula putih dan bawang putih yang betul-betul habis stoknya dari gudang-gudang yang ada di Kota Banjarmasin, tetapi ada informasi yang cukup menggembirakan, hari senin sudah ada masuk pasokan 500 ton gula pasir,” ungkapnya.

Kemudian, untuk komoditas lainnya seperti beras, minyak goreng, daging ayam dan sapi, bahan bakar minyak, LPG serta bahan pokok lainnya juga dinyatakan aman.

Terakhir, Ibnu Sina berharap, agar tidak terjadi penumpukkan atau penimbunan sembako, dan masyarakat dihimbau untuk tidak menyetok sembako, agar kebutuhan untuk seluruh warga Banjarmasin dapat terpenuhi.(jejakrekam)

Penulis prokom-bjm
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.