ACT

Covid-19 Ancam Bisnis Ekspedisi Terhenti

0 41

USAHA jasa pengiriman barang atau ekspedisi di Kalsel mulai merasakan dampak serius dari mewabahnya Virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

HAL tersebut dikarenakan adanya himbauan dari pemerintah untuk masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang tidak perlu diluar rumah selama 14 hari kedepan, bahkan kemungkinan bisa diperpanjang.

“Seminggu terakhir ini memang ada penurunan pengiriman barang ke Surabaya dan sebaliknya dari Pulau Jawa sangat terasa sekali,” ungkap Owner PT Lintas Jawa Group, Saut Nathan Samosir, Kamis (19/3/2020).

BACA: 12 Warga Negara Cina Dapat Izin Tinggal Darurat Di Kalsel

Bahkan menurutnya apabila mewabahnya virus ini semakin tak terbendung, bukan tidak mungkin Pemerintah akan berlakukan kebijakan “Lock Down” seluruh Wilayah Provinsi di Indonesia. Semua sektor usaha akan langsung merasakan dampaknya, khususnya di jasa ekspedisi.

“Jika masyarakat sudah tidak lagi bisa beraktivitas di luar rumah, maka itu artinya pengiriman barang tidak lagi berjalan, perekonomian akan melemah,” paparnya.

Dirinya mengaku pengiriman barang saat ini hanya tinggal sisa yang sebelumnya sudah masuk, bahkan menurutnya hal ini bisa dikatakan terhenti dan otomatis penghasilan menjadi hilang. Saat ini PT Lintas Jawa memiliki dan mempekerjakan karyawan lebih kurang 100 orang.

BACA JUGA: Bertambah 2, Jumlah Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 Di RSUD Ulin Menjadi 5 Orang

“Barang yang dikirim saat ini, adalah barang yang sudah masuk dan siap dikirim. Apabila tidak ada lagi barang yang dikirim dan datang, otomatis karyawan berhenti bekerja dan kita tidak menginginkan hal itu terjadi,” tambahnya.

Pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak, karena virus Corona ini merupakan kejadian bencana yang melanda Indonesia dan bahkan mendunia. Diapun berharap agar situasi ini cepat berlalu dan keadaan akan kembali normal seperti semula lagi.

“Semoga kejadian ini cepat berlalu, ekonomi kembali bergeliat dan masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa, kita berdoa saja,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Akhmad Faisal
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.