ACT

Penantang Sudah Punya Pasangan, Bupati Kotabaru Sayed Jafar Disarankan Gaet Ronie

1 1.987

KONSTELASI perebutan kursi orang nomor satu dan dua di Pemkab Kotabaru, dalam suksesi 2020 makin tinggi. Ini ditandai dengan mengemukanya duet pasangan bakal calon yang akan berlaga dalam pertarungan memperebutkan posisi bergengsi di Bumi Saijaan.

DI ATAS kertas, anggota DPR RI yang juga Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Zairullah Azhar hampir dipastikan berpasangan dengan Ketua DPC PDIP Kotabaru, Zulkifli. Ikon duet mengusung 2Z disebut-sebut bakal diusung tiga parpol, PKB, Partai Gerindra dan PDI Perjuangan.

Sementara, Wakil Bupati Kotabaru Burhanuddin juga mulai mempromosikan diri berduet dengan H Bahrudin dengan ikon BHD untuk Kotabaru unggul dan religius. Ini prediksi duet calon dari barisan para penantang sang incumbent.

BACA : Bupati Tanbu Incar Kotabaru 1? PPP : Kami Hanya Jaring Empat Nama

Sedangkan, sang petahana, Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alaydrus dengan motor penggerak Partai Golkar, hingga Bupati Tanah Bumbu Sudian Noor lewat Partai Amanat Nasional (PAN) disebut-sebut tengah merajut pasangan untuk maju di Pilkada Kotabaru 2020 mendatang.

Sekretaris DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kalsel, Ahmad Zaki mengakui dari dinamika politik berkembang di Kotabaru, tergolong sangat tinggi.

“Ini ditandai dengan banyaknya beragam isu yang berkembang di Kotabaru. Apalagi, sudah ada beberapa kandidat yang telah mendeklarasikan sebagai pasangan calon untuk maju. Yang terhangat, tentu saja pecahnya kongsi Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alayadrus dan Wabup Burhanuddin untuk memilih pasangan masing-masing,” ucap Ahmad Zaki kepada jejakrekam.com, Minggu (2/2/2020).

BACA JUGA : PKB Bantah Zairullah Azhar Urung Mencalon Bupati Kotabaru

Hanya saja, Zaki melihat justru belum ada kelihatan siapa duet yang akan digandeng sang incumbent di suksesi Kotabaru 1 dan 2. Berbeda, beber dia, dengan para penantangnya justru sudah memiliki pasangan masing-masing.

“Dari kemungkinan yang ada, kemungkinan Bupati Kotabaru sekarang ingin menjabat dua periode masih menimbang siapa yang cocok dijadikan partner politik. Tentu saja, hitung-hitungannya adalah agar kejadian pada periode pertama tak terulang lagi di periode kedua, jika Bupati Kotabaru ini terpilih kembali,” papar Zaki.

Sekjen Borneo Muda ini mengamati Sayed Jafar Alaydrus atau bisa disebut SJA, masih memilih dan memilah siapa figur yang bisa mendongkrak perolehan suara dari segi elektabilitas, popularitas hingga penerimaan publik Kotabaru.

“Sosok pendamping SJA, tentu butuh figur muda yang mampu merambah tataran kelas menengah ke bawah, karena di atas kertas, tentu incumbent punya kunci untuk meraup suara kelas menengah ke atas,” tutur Zaki.

BACA JUGA : Bursa Petarung Kotabaru Mengerucut, PKPI Tawarkan Sosok Ronie Fahmi Rais

Ia menyarankan agar SJA yang telah didukung berbagai tokoh masyarakat dan agama di Kotabaru bisa menggandeng figur seorang mantan anggota DPRD Kalsel Ronie Fahmi Rais yang juga putra mantan Bupati Kotabaru, Irhami Ridjani.

Dalam kaca mata Zaki, figur Ronie Fahmi Rais yang juga Ketua Himpunran Kerukunan tani Indonesia (HKTI) Kotabaru, bisa merengkuh dukungan dari kalangan akar rumput jika disandingkan dengan SJA.

“Sebab, mayoritas pekerjaan masyarakat Kotabaru adalah nelayan. Tentu, sosok Ronie bisa mengimbangi figur Bupati Kotabaru yang berlatar belakang pengusaha ini. Apalagi, Kotabaru berada di beranda terdepan dengan ibukota negara baru di Kalimantan Timur, tentu figur muda yang bisa mendampinginya,” urai Zaki.

BACA LAGI : Tol Laut Diusulkan Menyentuh Kotabaru dan Tanah Bumbu

Ke depan, menurut Zaki, Kotabaru harus dikembangkan sebagai sentra perikanan Kalsel, bahkan Kalimantan dengan segala potensi yang dimilikinya.

“Kebijakan yang berpihak kepada nelayan dan tani tentu akan lebih diterima, jika program pemerintahan kedua SJA ke depan menitikberatkan pada sektor ini. Tentu, SJA butuh sosok Ronie Fahmi Rais,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Didi G Sanusi
1 Komentar
  1. Yudi Sunardi berkata

    Idialnya petahana jika juga maju di pilkada nanti agar merekrut cawabupnya tidak asal2an, perlu teliti, cermat, kehati-hatian dan tentu figurnya sosok yg benar2 dikenal dan dapat diterima banyak orang. Bukan bersumber dari muatan politik tapi publick figur….

    Komunitas MP2KL-KTB
    “AL – HANYUT”🔭💙

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.