ACT

Tol Laut Diusulkan Menyentuh Kotabaru dan Tanah Bumbu

0 851

KONSEP pengangkutan logistik kelautan atau tol laut yang dicetuskan Presiden Joko Widodo, diusulkan DPRD Kalimantan Selatan tak hanya berpusat di Banjarmasin. Diusulkan agar daerah pesisir, Kotabaru dan Tanah Bumbu bisa direalisasikan dalam waktu segera.

WAKIL Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Selatan HM Rosehan Noor Bachri mengungkapkan berdasar hasil audensi dengan Kementerian Perhubungan di Jakarta, diusulkan agar program tol laut tak hanya di Banjarmasin.

“Kami ingin agar program yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar ini juga diarahkan ke Kotabaru dan Tanah Bumbu. Karena, kondisi perairan laut di dua daerah ini sangat memungkinkan,” ucap Rosehan Noor Bachri kepada jejakrekam.com, Minggu (26/1/2020).

BACA : Pergulatan Armada Dagang Belanda dan Perahu Bugis di Pulau Laut

Menurut dia, dengan adanya program tol laut itu bisa terjadi pemerataan harga logistik seperti bahan bakar minyak (BBM), gas dan produk lainnya, terutama di wilayah Kotabaru dan Tanah Bumbu.

“Jadi, intinya dari tol laut itu adalah penyeragaman harga, karena dengan keterbatasan angkutan dan sumber daya manusia (SDM), membuat ada kesenjangan harga antar daerah, termasuk di Kalsel,” papar Rosehan.

Selama ini, diungkapkan politisi PDI Perjuangan, program tol laut dengan penambahan armada kapal pengangkut barang dan penumpang, hanya menyasar Banjarmasin, sehingga perlu juga dikembangkan ke dua daerah lainnya di Kalsel.

“Mengapa Kotabaru dan Tanah Bumbu, karena dua daerah ini sangat potensial untuk dikembangkan. Jadi, suka atau tidak suka, dua daerah ini memang memiliki potensi perairan laut yang memadai,” kata Rosehan.

BACA JUGA : Fraksi Nasdem DPR RI Diminta Golkan Anggaran Jembatan Pulau Laut

Mantan Wakil Gubernur Kalsel ini mengungkapkan dengan adanya tol laut bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dua kawasan itu, termasuk penyeragaman harga.

“Sebenarnya, ada empat kegiatan yang selalu jadi perhatian pemerintah dalam masalah penyediaan barang adalah saat Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru. Jadi, dengan adanya tol laut itu, bisa menjamin ketersediaan barang dan harga,” ucapnya.

Ia mencontohkan harga sapi qurban yang didatangkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB), tak hanya mengarah ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, namun juga pelabuhan yang ada di Kotabaru dan Tanah Bumbu. “Jadi, harga sapi qurban bisa sama antara Kotabaru, Tanah Bumbu dan Banjarmasin,” kata Rosehan.

BACA LAGI : DPRD Kalsel Dorong Tiga Pemda Realisasikan Jembatan Pulau Laut

Mengenai pembangunan pelabuhan samudera atau laut, Rosehan menegaskan itu masalah teknis, karena tentu jika kebijakan tol laut menyentuh dua daerah itu akan dilakukan kajian mendalam.

“Yang pasti, tol laut ini akan diwujudkan Kementerian Perhubungan dengan menambah jumlah armada di dua daerah itu. Ya, karena adanya keberpihakan pemerintah, karena tol laut itu untuk menjembatani pengangkutan barang dan penumpang dengan kapal yang disesuaikan dengan kondisi kedalaman laut di dua daerah itu,” tutur Rosehan.

Ia pun berharap agar anggota DPR RI dari Kalsel juga menyuarakan hal serupa, sehingga tol laut bisa meluas tak hanya di Banjarmasin, namun juga Kotabaru dan Tanah Bumbu.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.