ACT

Tabalong Sport Climbing Competition Bertaraf Nasional

0 46

TABALONG Sport Climbing Competition Regional Kalimantan 2020 yang digelar oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Tabalong sudah berkelas Nasional. Indikatornya, event yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tabalong Ke-54 ini diikuti oleh beberapa atlet Nasional.

KETUA FPTI Tabalong H Mustafa, mengatakan dari 118 peserta yang turut serta meramaikan olahraga pemicu adenalin ini beberapa diantara adalah atlet Nasional.  “Atlet Nasional yang turut serta dalam kompetisi ini berasal dari kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur,” katanya.

BACA : Kejuaraan Panjat Tebing Pelajar Lahirkan Bibit Baru Pemanjat Tabalong

Selain diikuti atlet Nasional, hadiah yang disiapkan panitia juga sudah standarnya kompetisi tingkat Nasional. Tidak hanya itu, venue yang dimiliki Tabalong juga sudah venue dengan standar Nasional.

“Karenanya, Tabalong Sport Climbing Competition Regional Kalimantan 2020 yang kita gelar ini memang event panjat dinding tingkat Regional, namun rasa Nasiona,” ujar Mustafa yang juga ketua DPRD Tabalong ini.

Tabalong Sport Climbing ini, tambahnya, akan menjadi even tahunan FPTI Tabalong yang digelar dalam Harjad Tabalong.

Sementara itu Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengatakan, untuk tahun depan FPTI Tabalong harus menggelar event kelas Nasional.  “Untuk bisa melaksanakan Sport Climbing Competition tingkat Nasional, tahun depan bantuan yang kita berikan akan ditambah lagi,” ujarnya.

Bupati juga menginstruksikan agar sarana dan prasarana panjat tebing Tabalong yang rusak segera diganti. Dengan demikian,  atlet-atlet panjat tebing Tabalong dapat berlatih dengan maksimal dan atlet yang akan bertanding pada event tahun depan dapat maksimal pula.

BACA LAGI : Lantik Pengurus FPTI Tabalong, Fathurrahman Pesan Terus Membumikan Panjat Tebing

Tabalong Sport Climbing Competition Regional Kalimantan 2020 dilaksanakan pada 23 sampai 26 Januari 2020, diikuti  118 atlet panjat tebing yang berasal dari Kalsel, Kalteng, Kaltim, dan Kaltara.

Sedangkan FPTI Provinsi Kalbar tidak mengirimkan atletnya. Hal ini dikarenakan Kalbar mengandalkan nomor speed untuk senior, sedangkan Tabalong Sport Climbing Competition Regional Kalimantan 2020 melombakan delapan nomor tanpa nomor speed.(jejakrekam)

Penulis Herry
Editor Almin Hatta

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.