ACT

Uniska Jalankan Program KKN Perdana di Desa Beruntung Baru

0 45

UNTUK mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama dibangku kuliah, Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjari   menggelar program Kuliah Kerja Nyata (KKN)  semester ganjil tahun 2019-2020.

“KARENA ini kegiatan perdana jadi kita harapkan bisa berjalan dengan baik dan dapat memberikan dampak yang positif bagi daerah yang dikunjungi,” ungkap, Ketua Yayasan Uniska, Dr Ir H Gt Irhamni MT, di sela acara pelepasan mahasiswa, Kamis (23/1/2020), di Kampus Uniska, Banjarmasin.

KKN ini, kata dia, diikuti sebanyak 6 Program Studi, yang terdiri dari prodi Teknik Sipil, Industri, Elektro dan Mesin, serta prodi Agribisnis dan Peternakan. Dengan jumlah keseluruhan ada sekitar 336 orang mahasiswa, yang nantinya akan ditempatkan di 12 Desa di Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar.

BACA: Uniska Mengukuhkan 2.072 Alumni Di Wisuda Ke-41

Kedepannya dirinya berencana akan melakukan secara berkala kegiatan KKN ini, yang kemungkinan akan dilakukan di daerah perkotaan. Pihaknya juga masih memantau dengan kegiatan yang perdana ini apakah bisa berjalan dengan sukses nantinya.

“Untuk KKN yang kedua kita berencana akan mengadakan di daerah perkotaan saja dulu, dan diupayakan bisa lebih ditingkatkan dari prodi dan jumlah mahasiswanya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana Dr Nurul Listiayani menjelaskan para mahasiswa KKN akan menjalankan tugas program wajib yang sudah dibuat oleh universitas sendiri dan tugas tambahan yang dijalankan sesuai dengan adanya permasalahan di daerah setempat.

“Kebetulan salah satu program wajib dari prodi teknik, yaitu mengenai penyulingan air yang mana masyarakat  setempat merasa kesulitan untuk mendapatkan air bersih, dengan adanya program ini mudah-mudahan masyarakat bisa mendapatkan air yang layak untuk digunakan,” jelasnya.

Sebagai salah satu Universitas Islam, tentunya hal ini harus diimbangi dengan sebuah program yang bernuansa keislaman, diantaranya program tausiyah dan program latihan tata cara memandikan jenazah kepada warga setempat. “Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 4 hari, terhitung dari tanggal 23 Januari dan kembali pada 26 Januari 2020 mendatang,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Akhmad Faisal
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.