ACT

Borneo Muda Desak Kepala Badan Otorita IKN Figur Dari Kalimantan

0 63

PEMERINTAH Republik Indonesia berencana akan melibatkan Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (Putra Mahkota Uni Emirat Arab), Masayoshi Son (CEO SoftBank) beserta Tony Blair (mantan Perdana Menteri Inggris), sebagai Dewan Pengarah Pembangunan Ibukota Baru.

DEWAN tersebut diketuai oleh Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, untuk mengarahkan mega proyek pemindahan ibukota negara berkonsep Negara Rimba Nusa dari DKI Jakarta ke Kalimantan timur.

Akan tetapi hingga kini kepala badan otorita ibu kota negara belum diketahui.

Ormas Borneo Muda memberikan saran kepada presiden Joko Widodo posisi kepala badan otorita IKN figur yang berasal dari Kalimantan.

Sekjen Borneo Muda Ahmad Dzaki mendesak pemerintah mempertimbangkan putera puteri terbaik Kalimantan sebagai figur yang mengkomandoi proyek pemindahan IKN.

BACA : Borneo Muda: Kalimantan Untuk Indonesia

“Borneo Muda pun juga dari awal konsen mengawal dan mendukung pemindahan Ibukota Negara baru ke Kalimantan,” kata Dzaki kepada jejakrekam.com, Selasa (21/1/2020).

Politikus PKPI ini menyebut figur dari Kalimantan sudah pasti mengenal dan mengetahui karakteristik serta teritorial pulau Kalimantan.

“Borneo Muda pun juga dari awal konsen mengawal dan mendukung pemindahan Ibukota Negara baru ke Kalimantan,” ungkap eks aktivisi mahasiswa ini.

Selain itu, ia menganggap periode kedua pemerintahan Jokowi minim keterwakilan figur dari Kalimantan yang duduk di posisi strategis di kabinet, hanya kecipratan wakil menteri dan jubir presiden.

“Dari itulah kami Borneo Muda menginginkan untuk pengelolaan pembangunan Ibukota Negara baru harus yang menjadi Kepala BOI berasal dari Kalimantan yang sangat lebih paham daerahnya sendiri,” tutup Dzaki.(jejakrekam)

Penulis Siti Nurdianti
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.