ACT

Haul Akbar Habib Basirih Tiap Tahun Makin Berkah

0 61

HAUL akbar Habib Hamid bin Abbas Bahasyim atau Habib Basirih berlangsung khidmat di kawasan Kubah Basirih, Jalan Keramat Basirih RT 13, Kelurahan Basirih, Banjarmasin, Sabtu (17/1/2020).

PERINGATAN hari wafatnya ulama berpengaruh di Banjarmasin ke-73, dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Tak hanya jalur darat dipenuhi kendaraan bermotor, perairan Sungai Barito pun dilintasi ratusan klotok dan perahu.

Lautan jamaah pun terlihat memutih di kawasan Kubah Basirih. Hampir seluruh rumah warga di seputaran kawasan destinasi wisata religi di ibukota Kalimantan Selatan ini dipenuhi jamaah.

Mereka pun mendengarkan dengan khidmat prosesi haul akbar. Diawali dengan alunan syair-syair Maulid Alhabsyi, pembacaan ayat suci Alquran, hingga tausyiah dan pembacaan manaqib Habib Basirih.

BACA : Berharap Berkah Air Sumur Habib Basirih, Jamaah Haul Rela Antre

Saking membludaknya jamaah, beberapa pedagang dadakan pun memanfaatkan acara tahunan ini untuk mengais untung. Mereka menjajakan foto Habib Basirih dengan berbagai ukuran. Ternyata, foto tokoh yang hidup di masa penjajahan Belanda dan pendudukan Jepang ini laris manis.

Saat membacakan manaqib Habib Basirih, Habib Idrus bin Hasan Bahasyim menceritakan kisah hidup sang tokoh yang dengan keramatnya.

Dikisahkan Habib Idrus, ketika masa pendudukan Jepang di Banjarmasin, ada seorang ulama bernama Umar Faisal yang menyimpang ajarannya dan lebih pro kepada Jepang.

“Ketika itu, Umar Faisal ini melarang jamaah untuk shalat menghadap Kiblat (Makkah), namun diarahkan ke matahari terbit, tepatnya ke Osaka Jepang. Berkat karomah Habib Basirih, ulama kiriman Jepang itu ternyata tewas ketika pesawat yang ditumpangi ditembak serdadu Belanda,” ucap Habib Idrus.

BACA JUGA : Menjelang Haul Ke-72 Habib Basirih, Ratusan Warga Bersih-Bersih Kawasan Kubah

Ia pun mengajak para jamaah untuk senantiasa meneledani kehidupan orang-orang saleh semacam Habib Basirih, agar tetap istiqamah dengan ajaran Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, kawasan seputaran Kubah Basirih dipenuhi sesak jamaah yang mayoritas mengenakan busana putih-putih. Bahkan, ada beberapa jamaah berasal dari Kuala Kapuas dan Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

“Tahun ini, haul akbar Habib Basirih jauh lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ya, bisa dibilang puluhan ribu jamaah memadati areal haul dan kawasan perumahan penduduk,” ucap Jainal, warga Basirih.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.