ACT

Diterjang Luapan Air Hujan Siring Sungai Kemuning Jebol, DPRD Banjarbaru Wanti-Wanti SKPD

0 66

LUAPAN air Sungai Kemuning yang begitu kuat, membuat siring Sungai Kemuning, Kelurahan Kemuning, Banjarbaru, jebol, Kamis (9/1/2020). Pagar pembatasan antara sungai dengan bantaran sungai pun ambrol, bahkan paving block pun berserakan, akibat dihantam arus sungai.

WARGA Banjarbaru, Nasrullah mengungkapkan luapan air akibat tingginya curah hujan tak bisa dibendung lagi, hingga arus deras dan tingginya air menghantam siring dan pagar pembatas Sungai Kemuning. Akibatnya, luapan air pun sempat menyerbu beberapa ruas jalan.

Kondisi itu, membuat Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadiansyah Akbar mewanti-wanti kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk bergerak cepat merespon luapan air.

“Pemeliharaan sungai dari ujung ke ujung agar fungsi sungai itu berjalan sebagaimana mestinya,” kata Fadli kepada jejakrekam.com, Kamis (9/1/2020).

BACA : Banjir Melanda, Walhi Sebut Bukti Kalsel Sudah Darurat Bencana Ekologis

Ia meminta kepada Pemkot Banjarbaru melakukan kajian normalisasi sungai di sejumlah wilayah di Kota Idaman, agar ketika hujan lebat tiba Kota Banjarbaru bisa terbebas banjir.

Fadli menyebut pembangunan embung perlu di[ikirkan sebagai salah satu solusi untuk mengantisipasi banjir. Politisi Gerindra ini mengatakan perlu menghitung volume air ketika hujan dan kapasitas maksimal sungai terutama aspek kedalaman dan kelebaran sungai, sehingga banjir bisa diantisipasi.

“Sungai Kemuning normalisasi sudah berjalan terutama di kawasan Kampung Pelangi, karena sungai ini lumayan panjang yang perlu diperhatikan. Lalu, kawasan apa yang perlu dinormalisasikan lagi,” kata legislator Gerindra ini.

BACA JUGA : Puncak Banjir Pagi Hari, Air Mulai Berangsur Surut di Cempaka

Dalam waktu dekat, Fadli menegskan DPRD Kota Banjarbaru berencana akan memanggil dinas terkait untuk merembugkan strategi mengantisipasi banjir.

“Rencananya kami akan memanggil dinas terkait untuk mempertanyakan kesiapan dalam menghadapi musim penghujan, terutama skala prioritas pembangunan aliran sungai,” tandas Fadli.

Pembangunan siring dan Menara Pandang di kawasan Sungai Kemuning, rampung pada awal 2019. Pada, Kamis (21/2/2019 silam, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani meresmikan menara pandang yang mempercantik kawasan Kampung Pelangi di tepian Sungai Kemuning.

Sebelumnya, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengatakan pihaknya telah membangun enam embung untuk mengantisipasi ancaman banjir. Bahkan, dengan keberdaan embung itu, kondisi luapan Sungai Kemuning tidak separah dulu, ketika belum dinormalisasi.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.