ACT

Bangunan Tua di Banjarmasin Dibiarkan Kosong

0 170

TERNYATA cukup banyak bangunan tua yang menyimpan cacatan sejarah di Kota Banjarmasin dibiarkan kosong alias tak difungsikan lagi. Termasuk pula fasilitas umum, seperti petak-petak toko di kawasan Jalan Hasanudin HM, Pasar Sudimampir Raya dan Pasar Malabar, yang semuanya terletak di kawasan Banjarmasin Tengah. 

PANTAUAN jejakrekam.com pada Sabtu (28/12/2019),  bangunan tua yang juga dibiarkan kosong  adalah gedung eks Bioskop Ria Theater dan Bioskop Presiden Theater di kawasan Jalan Simpang Sudirmampir. Dua gedung bioskop ini sudah lama dibiarkan kosong,  semenjak ditutup lantaran kehilangan penonton sejak masuknya era digital dan maraknya VCD dan DVD beberapa tahun silam. Ketika sejumlah bioskop hidup lagi di pusat-pusat perbelanjaan modern (mall) beberapa tahun belakangan, bioskop-bioskop lama ini pun tak kunjung buka kembali. 

BACA : Dua Jembatan Bersejarah; Pasar Lama dan Sudimampir, Kokoh di Usia Uzur

Jejakrekam.com sempat berbincang bincang Zainal Abidin yang bisa dibilang saksi sejarah di masa kejayaannya bioskop layar lebar era tahun 1980- an hingga akhir tahun 1990- an. Menurut Zainal, kala itu hanya di tempat itulah pusat hiburan malam (THM) di Banjarmasin.  “Memang dulu pernah diubahfungsikan tempat pembelanjaan  Roberta yang khusus berdagang pakaian jadi. Tapi tidak berlangsung lama. Setelah berdirinya beberapa mall, toko tersebut pelan-pelan sepi pengunjung dan akhirnya tutup hingga sekarang diperkirakan,” ujarnya. 

Ditambahkannya, eks gedung Bioskop Dewi Theater juga bernasib yang sama. “Hampir semua eks gedung bioskop di Kota Banjarmasin tutup, kecuali eks gedung Bioskop Kamajaya Theater di Jalan Lambung Mangkurat yang sekarang dijadikan sebagai gedung wakil rakyat (DPRD) Provinsi Kalsel, ” Imbuhnya. 

BACA JUGA : Di Balik Dinding Motif Sasirangan, Pasar Malabar Berubah Fungsi jadi Gudang

Jejakrekam.com juga menyisir satu tempat hiburan tempo dulu, yang mungkin kebanyakan orang sekarang ini tidak tahu. Yakni tempat bermain sepatu roda dulu, namanya Bobo yang beralamat di Jalan Pasar Baru atau Pasar BIM. Ternyata, nasibnya sama: tutup! Bangunan berlantai dua ini sekarang berubah menjadi gudang, dan sebagian lantainya disulap menjadi toko sembako.

 “Syukur alhamdulillah masih bisa digunakan oleh pemiliknya sebagai toko,” kata Rahman, karyawan salah satu toko tersebut.

BACA LAGI : Belasan Tahun Sudah Lantai II Pasar Cempaka Tak Berpenghuni

Tapi sejumlah bangunan di seberangnya tidak dipergunakan lagi oleh pemiliknya. “Dibiarkan begitu saja, sekadar mengingatkan kita pada sekitar tahun 1998 kala terjadi musibah kerusuhan, di mana kala itu banyak bangunan terbakar. Termasuk bangunan di seberang ini. Seingat saya, gedung itu dulunya adalah Supermarket Sarikaya yang lumayan ramai pengunjungnya,” katanya. Pantauan jejakrekam.com, memang terlihat di kawasan itu masih terlihat bekas bangunan berupa puing-puing sisa kebakaran.(jejakrekam) 

Penulis Sirajuddin
Editor Almin Hatta

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.