ACT

Cari Investor, Jalan Tol Banjarbaru-Batulicin Butuh Dana Rp 7 Triliun

0 400

PROYEK pembangunan jalan bebas hambatan atau tol yang menghubungkan Banjarbaru ke Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu akan terus digarap. Rencananya, pada 2020 mendatang, pembangunan empat jembatan akan terealisasi.

JALAN yang membentang sepanjang 160 kilometer itu akan melewati empat daerah yakni Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin dan Tanah Bumbu.

Dari Banjarbaru, jalan tol itu bisa memangkas waktu tempuh menjadi dua jam dari sebelumnya 6-7 jam ini melewati Riam Kiwa, kemudian berbelok ke arah selatan menuju wilayah Tanah Bumbu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar mengatakan terpangkasnya waktu tempuh hingga tiga jam dari Banjarbaru menuju Tanah Bumbu, lantaran jarak tempuh jalan tol ini lebih pendek 100 kilometer dari jalan yang ada saat ini. 

“Jalan nasional yang ada sekarang ini sepanjang 260 kilometer, jalan tol nanti panjangnya 160 kilometer, jadi ada jarak 100 kilometer yang dipangkas,” ucap Roy Rizali Anwar saat mengikuti Jalan Sehat dan Donor Darah Hari Bakti PUPR ke-74 tahun 2019 di Titik Nol Kilometer, Sabtu (30/11/2019) di Banjarmasin.

BACA : Kalimantan Lebih Memerlukan Kereta Api Dibanding Jalan Tol

Mantan Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu ini mengungkapkan untuk pembangunan jalan tol sepanjang 160 kilometer akan menghabiskan dana Rp 300 miliar.

Menurut dia, tak hanya mengandalkan sumber dari APBD Provinsi Kalsel, suntikan dana dari APBN akan dibidik, termasuk skema bekerjasama dengan badan usaha atau investor dalam penyelesaian megaproyek itu.

“Kami memperkirakan untuk membangunan jalan itu sampai selesai sedikitnya butuh dana sekitar Rp 7 triliun,” ucap Roy.

Ia menjelaskan jalan Tol yang nantinya dipersiapkan dengan lebar 100 meter itu, di sisi kiri kanan jalannya akan kita pergunakan untuk pembangunan rel kereta api serta utilitas lainnya.

“Di samping jalan itu untuk mempersingkat waktu, jalan ini juga dikhususkan untuk mobil dengan angkutan berat, sehingga tidak lagi melewati jalan nasional, selanjutnya akan terkoneksi ke Pelabuhan Trisakti melewati Jalan Gubernur Soebarjo,” paparnya.

BACA JUGA : Jalan Tol Batulicin-Banjarbaru Sedot Dana Rp 2 Triliun

Roy mengatakanjalan tol Banjarbaru-Batulicin yang digagas Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor merupakan sebuah langkah setrategis karena melewati jalan ini dapat mempersingkat waktu perjalanan.

“Insya Allah, di akhir tahun 2020 empat buah jembatan akan selesai, selanjutnya kita melakukan pengerasan kemudian dilakukan pengaspalan. Saat ini, belum bisa dilewati karena jembatan belum selesai,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.