ACT

Adarospectapreneur, Bantu Pemerintah Ciptakan Wirausaha Baru

0 25

BULAN Juli 2019, menjadi awal perjalanan bisnis madu Wayaw yang dirintis Ihsan. Sebab, pada bulan tersebut dirinya membaca pengumuman lomba bisnis yang diposting oleh temanya di facebook. 

BERBEKAL informasi itu Ihsan mencari tahu terkait adanya lomba bisnis yang digelar PT Adaro Indonesia dengan total hadiah 100 juta. “Setelah membaca pengumuman lomba bisnis tersebut di facebook,  saya langsung menghubungi teman saya yang memposting pengumuman tersebut,” ujarnya.

Dari situlah ungkapnya dirinya memberanikan diri untuk ambil bagian dalam lomba bisnis yang tentu akan diikuti oleh pebisnis-pebisnis handal. Bersama 250 peserta yang ikut dalam Adarospectapreneur, Ihsan mengusung  nama produk Madu Wayaw.

Ihsan, merupakan penjual madu kalulut dan madu lebah yang cuma mengambil untung sedikit dari madu yang dia beli dari warga atau pengepul. Dengan mengikuti Adarospectapreneur, dirinya berharap akan dapat mengembangkan usaha madu yang selama ini telah digelutinya.

Tahapan demi tahapan diikuti oleh lulusan MIPA ULM ini, hingga akhirnya namanya disebut sebagai salah satu pemenang dalam Adarospectapreneur 3.0 tahun 2019. “Alhamdulillah, saya menjadi salah satu pemenang dalam Adarospectapreneur yang di gelar oleh PT Adaro Indonesia ini,” ujarnya.

Dengan menjadi salah satu pemenang Adarospectapreneur ini, dirinya akan dapat mengembangkan usaha madu yang selama ini telah dilakoninya. Karena pihak Adaro Indonesia akan terus melakukan pembinaan terhadap semua peserta yang berhasil masuk dalam 80 besar. 

“Dari Adarospectapreneur, banyak ilmu yang saya dapat, mulai dari pengelolaan keuangan, marketing, hingga membangun relasi,” ujarnya. Tentu ini pengalaman yang sangat mahal, yang akan menjadi bekal setiap peserta Adarospecrapreneur dalam mengembangkan bisnisnya.

Adaro Spectrapreuner, merupakan even tahunan yang diinisiasi PT Adaro Indonesia, melalui CSR Department. Digelar kali pertama pada 2017, dengan tujuan melahirkan para pelaku UMKM berdaya saing di Tabalong.

Tujuan digelarnya Adarospectapreneur ini untuk membantu pemerintah Kabupaten Tabalong dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan menciptakan wirausaha baru yang siap untuk bersaing di era digital.

Manager CSR PT Adaro Indonesia Leni Marlina mengatakan kegiatan ini merupakan program unggulan untuk mewujudkan masyarakat mandiri pasca tambang. “Kita bermitra dengan Hipmi untuk mengakomodir usaha yang sudah berjalan maupun UMKM baru,” jelas Leni.

Presiden Direktur PT Adaro Energy TBK Garibaldi Boy Thohir sendiri menginginkan melalui kompetisi ini harus lahir produk unggulan ‘Bumi Saraba Kawa’ yang bisa dikenal hingga ke luar Pulau Kalimantan. “Harus ada produk Tabalong yang dikenal di luar Kalimantan,” ujarnya.

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani menyampaikan apresiasinya atas dukungan nyata PT Adaro Indonesia menciptakan wirausaha baru.  “Kita berhasil merealisasikan 6.450 tenaga terampil termasuk wirausaha baru. Lima tahun ke depan target ciptakan 10.000 usaha baru,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Herry
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.