ACT

Film Dokumenter Garapan Anak Banua Juara EADC 2019

0 118

FILM dokumenter karya anak banua berhasil meraih juara dalam Eagle Award Competition (EADC) 2019 yang diselenggarakan Eagle Institute Indonesia di bawah naungan Metro TV.

BERKAT film yang berjudul Paguruan 4.0, sutradara Abdi Firdaus dan Lyanta Laras berhak mendapatkan beasiswa S2 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta penghargaan lainnya.

Film ini menceritakan perjuangan seorang guru muda dalam memberikan pendidikan pada anak-anak yang berada di desa terpencil ini, berhasil menyisihkan ratusan proposal yang masuk.

Abdi Firdaus mengaku sangat bangga dan tidak menyangka dinobatkan sebagai film terbaik dalam EADC 2019 ini. “Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya kepada jejakrekam.com.

Film ini, ungkapnya, menceritakan tentang perjuangan guru-guru yang mengabdikan diri di Kabupaten Tabalong. “Film ini memceritakan peruangan seorang guru muda bernama Deni Ranoptri yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri 1 Nawin Hilir, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong,” ujarnya.

Dalam film tersebut, ungkapnya, meski berada di pelosok desa, sang guru muda mempunyai prinsip pendidikan harus selalu mengikuti perubahan global. Karenanya guru muda tersebut selalu berusaha memanfaatkan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) sebagai media untuk membantu guru-guru mengembangkan modul pembelajaran. 

Meski demikian, masih ada sebagian guru tua yang sampai saat ini masih belum mampu beradaptasi dengan sistem pendidikan berbasis digital. “Padahal, guru dituntut untuk mampu menguasai TIK agar dapat menjalankan kurikulum pendidikan yang sudah diterapkan oleh pemerintah,” ujar Abdi.(jejakrekam)

Penulis Herry
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.