ACT

Usai Gedung Parkir, Pengelola Pajak Parkir Duta Mall Turut Dicek Dewan

0 165

USAI mengecek kondisi rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak proyek pembangunan gedung parkir berlantai 11 Duta Mall, rombongan Komisi III DPRD Kota Banjarmasin melanjutkan memeriksa pengelolaan parkir pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin itu, Sabtu (9/11/2019).

ROMBONGAN wakil rakyat ini mendatangi loket pembayaran retribusi parkir yang ditarik pengelola. Terjadi dialog dengan petugas pengelola parkir Duta Mall. Terkait, mekanisme kerja parkir hingga mengecek ke ruangan pusat server parkir.

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini menyimpulkan perlu ada pemasangan alat seluruh gate (pintu masuk) untuk mengukur secara real time  pendapatan harian parkir yang ditarik pengelola. Ini agar jumlah uang parkir bisa diketahui secara pasti, termasuk potensi pajak parkir yang didapat Pemkot Banjarmasin.

BACA : Walikota MintaTarif Parkir Duta Mall Dikaji, Dishub Nilai Sudah Sesuai Perda

“Kami berkunjung ke pusat server pusat data kunjungan dan pendapatan per hari di Duta Mall. Alangkah lebih baik kita punya alat typing box yang bisa menginformasikan secara real time kondisi pajak parkir di Duta Mall,” ucap politisi Gerindra ini kepada awak media yang mengikuti sidak, Sabtu (9/11/2019).

Isnaini mengatakan pemasangan typing box, sebenarnya telah direncakan terpasang seluruhnya pada pertengahan bulan ini.

“Dalam konteks ini, kami ingin memastikan apakah alat itu berjalan secara baik. Karenanya, kami berencana mengundang pihak vendor selaku pengelola parkir Duta Mall dan pihak Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, berapa jumlah pajak parkir yang ditarik mereka,”  ucap Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Banjarmasin ini.

BACA JUGA : Transmart Buka, Target Pajak Parkir Duta Mall Dinaikkan Hampir Rp 500 Juta

Berdasarkan perkiraan Isnaini, kunjungan harian ke pusat pembelanjaan terbesar di Jalan Achmad Yani Km 2, Banjarmasin, tampak terlihat laporan pemasukan parkir dengan data yang didapat, ada sedikit kurang sesuai.

“Kalau kita lihat parkir begitu sangat berjubel. Sedangkan pendapatan yang dihasilkan pajak parkir yang disetor Duta Mall kurang optimal. Apakah kebocoran itu ada? maka kita hanya ingin memastikan sebetulnya dengan typing box bisa diketahui persis real timenya,” imbuh Isnaini.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.