ACT

Pilwali Banjarmasin 2020, Habib Alwi Lamar PPP

0 340

HABIB Sayyed Alwi Al Nafis resmi mengambil formulir pendaftaran Pilwali Banjarmasin 2020 ke PPP, Jumat (8/11/2019). Ketua DPC PPP Banjarmasin Arufah Arief menyambut baik keputusan Habib Alwi mendaftar ke parpolnya.

KAMI hanya dua kursi, beliau masih mengajak kami untuk mendukung beliau. Ini merupakan sebuah kebanggan bagi kami,” kata Arufah.

Ia mengatakan semua berkas pendaftaran yang masuk akan diserahkan ke pengurus DPW PPP Kalsel, kemudian diserahkan ke DPP PPP. “Nanti ada survei, dan itu yang menjadi pertimbangan kami,” katanya.

Habib Alwi menuturkan punya keterkaitan historis dengan PPP, mengingat ayahnya merupakan kader dan simpatisan partai berlambang Kakbah ini.

ia menyebut keputusannya maju tidak lepas dari dukungan simpatisan dan masyarakat Banjarmasin untuk membangun kota ini lebih baik lagi ke depannya.

“Kita sebenarnya lebih banyak di belakang layar dalam konteks politik. Abah dulu di PPP, ulun sekarang di PKB. .asyarakat menginginkan kaMk untuk ikut berada di depan layar dalam membangun Banjarmasin,” katanya.

Ia menuturkan sudah mendaftar ke beberapa parpol, seperti PKB, Demokrat, PKS, Nasdem, PPP, dan PBB, untuk Pilwali Banjarmasin 2020.

“Walikota sebelumnya H Muhidin dan Ibnu Sina sudah baik, insya Allah dengan kita maju dan amanah rakyat untuk kepala daerah kita akan majukan lagi Banjarmasin, khususnya sektor SDM dan sektor-sektor ainnya,” katanya.

Habib Alwi menuturkan visi-misinya sebagai calon Walikota Banjarmain lebih fokus ke pengembangan kualitas SDM yang unggul, sekaligus perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan yang merata dan terjangkau oleh masyarakat kecil.

“Kalau dipercaya masyarakat sebagai walikota kita akan menggali potensi ekonomi dan pengembangan ekonomi masyarakat mikro, kecil dan menengah termasuk ekonomi kreatif dan parawisata dengan perluasan peluang usaha dan terkoordinasi antar sektoral dalam pembangunan ekonomi,” jelas dia.

Baginya, pengembangan ekonomi masyarakat urban tidak terlepaskan dengan sarana dan prasarana yang terukur. Untuk itu, pembangunan insfrastruktur perkotaan menjadi salah satu atensi Habib Alwi jika terpilih menjadi Walikota Banjarmasin.

“Sektor seni dan budaya juga menjadi fokus kita, apalagi seni dan budaya Banjar merupakan jati diri Banjarmasin,” ungkap Habib Alwi.

Kader PKB ini mengungkapkan dengan terpilihnya kawasan Paser Penajam Utara dan Kutai menjadi lokasi ibu kota negara yang baru harus disambut sebagai peluang Banjarmasin sebagai kota metropolitan penyangga ibukota negara.

“Karena Banjarmasin tidak terlalu jauh dengan ibukota negara yang baru, kita harus menangkap ini sebagai peluang investasi dan pengembangan SDM,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.