ACT

Tersinggung Karena Omongan, Mumut Ditusuk Temannya Hingga Terkapar

0 310

KARENA mulut badan binasa. Gara-gara omongan, Riski Amelia Puteri alias Mumut, terkapar di trotoar depan gerai KFC, Kelurahan Mabuun, Tanjung, Minggu (3/11/2019) siang. 

MUMUT diduga ditusuk temannya sendiri yang telah dikantongi identitas oleh pihak kepolisian, akibat cekcok mulut. Beruntung, Mumut yang terkapar bersimbah darah segera ditolong warga.

Korban langsung dilarikan ke RSUD Badaruddin Maburai, Tanjung, untuk mendapat pertolongan medis. Keterangan salah seorang saksi, Yudha mengungkapkan  penusukan ini terjadi karena pelaku tersinggung dengan ucapan korban yang mengungkit masa lalu pelaku.

“Sebelum kejadian, pelaku menghubungi korban untuk meminta bantuan. Saat korban mendatangi pelaku, hingga akhirnya terjadi penusukan tersebut,” ujar Yudha yang juga adalah teman korban saat diwawancara awak media.

BACA : Dua Pelaku Penusukan Santri asal Banjarbaru Terpaksa Didor Polisi

Menurut Yudha, selama ini antara korban dan pelaku tidak mempunyai masalah, karena korban dengan pelaku diketahui berteman akrab. “Selama ini, mereka baik–baik saja dan tidak pernah bercerita ada masalah di antara keduanya,” ujar Yudha.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasat Reskrim, Iptu Matnur ketika dikonfirmasi awak media membenarkan adanya kejadian penusukan yang menggegerkan warga tersebut.

“Dari keterangan saksi korban sempat dipukul dengan helm kemudian ditusuk oleh pelaku di bagian perut,” ujar Iptu Matnur.

Ia menegaskan keberadaan pelaku masih belum diketahui, namun pihaknya sudah mengantongi identitasnya secara lengkap,” Saat ini kita masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.

BACA JUGA : Buron Tiga Minggu, Pelaku Penusukan di Jalan Pramuka Menyerahkan Diri  

Untuk luka yang dialami oleh korban, diungkapkan Iptu Matnur masih menunggu hasil keterangan resmi dari pihak rumah sakit. Termasuk, mata luka di bagian tubuh korban juga belum dipastikan.

“Kami menunggu keterangan resmi dari rumah sakit, adanya informasi yang beredar mengenai jumlah tusukan tidak diketahui darimana sumbernya,” ujar Matnur.(jejakrekam)

 

Penulis Herry Yusminda
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.