ACT

Pasokan Lima Komoditas Aman, Bulog Optimis Dapat Menjaga Stabilisasi Harga

0 14

SEBAGAI upaya menjaga stabilitas beberapa harga komoditi kebutuhan pokok dipasar, Divisi Regional (Divre) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalsel melakukan operasi sidak pasar secara rutin.

KEPALA Bulog Divre Kalsel, Arif Mandu mengatakan pihaknya optimis dapat menjaga stabilisasi harga lima komoditas kebutuhan pokok yang ada di Kalsel hingga akhir Tahun 2019 mendatang.

“Adapun ke lima kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu hingga daging beku, kami optimis bisa menjaga stabilisasi harganya hingga akhir tahun. Bahkan kami sudah menyiapkan stok yang cukup digudang,” ucapnya, disela kegiatan pemantauan lapangan Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjadi Mitra Bulog Divre Kalsel, Rabu (09/10/2019) di Pasar Lama Banjarmasin.

BACA: Bulog Divre Kalsel Gelar Program BUMN Hadir untuk Negeri

Ia menambahkan, untuk stok beras digudang saat ini jumlahnya mencapai 18.000 Ton. Lalu untuk Gula Pasir 250 ton. Kemudian minyak goreng 35.000 liter. Sedangkan untuk tepung terigu mencapai 10 ton dan daging beku sebanyak 20 ton.

“Kami terus akan meminta suplainya dari Bulog pusat secara berkesinambungan dan pastinya stok ini angkanya akan terus bertambah,” ungkapnya.

Terkait komoditas bahan pokok seperti bawang dan cabai yang harganya sering mengalami lonjakan di Banua, saat ini pihaknya masih berkordinasi dengan intansi lainnya untuk dapat menekan harganya.

“Agar tidak terus ketergantungan lagi dengan suplai dari Jawa, maka kita upayakan untuk bisa mencari daerah di Kalsel yang bisa menjadi sentral produksi dua komoditas tersebut,” tambahnya.

Untuk dapat menjaga stabilisasi harga komoditas bahan pokok tersebut, Bulog Divre Kalsel memaksimalkan suplai lima komoditas yang dimilikinya melalui 700 RPK yang sudah bermitra.

“Selain itu operasi pasar juga rutin dilakukan dengan mengunjungi berbagai pasar tradisional dengan menggunakan mobil box,” pungkasnya.(jejakrekam)

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.