Gelar Rapimda, DPD Hanura Kalsel Dukung Oesman Sapta Jadi Ketua Umum

SUARA bulat mendukung Oesman Sapta Odang (OSO) Sebagai Ketua Umum Partai Hanura bersama Herry Lantung sebagai Sekjen disuarakan DPD Hanura Kalsel bersama 13 DPC saat acara Rapimda menyongsong Munas ke-IV Hanura. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Bina Wilayah Kalimantan Selatan, Barat dan Tengah DPP Hanura, Hanafi Zam-Zam, di Hotel G Sign, Rabu (9/10/2019).

“PUTUSAN MA sudah inkrah bahwa pimpinan pusat Partai Hanura yang sah adalah Oesman Sapta Odang. Maka kita semua yang ada di Hanura harus senang dengan keluarnya putusan tersebut dan ini tentu akan kita sosialisasikan di Rapimda,” tegas Hanafi.

Maka dari itu, lanjut dia, seluruh DPD Hanura wajib menyampaikan ini kesuluruh DPC kab/kota, agar tidak ada lagi yang mengaku-ngaku Hanura selain OSO.

Diakuinya Partai Hanura tidak mencapai ambang batas perlemen (Perliamentary Theshold). Hal ini diakibatkan adanya dualisme kepemimpiman. “Ini menyebabkan konstituen banyak yang ragu dan memindahkan suaranya ke partai baru seperti PSI,  PKPI dan Perindo,” ucapnya.

BACA: Anggaran Pilkada Minim, Kabupaten Banjar Bakal Gunakan Dana Tanggap Darurat

Sementara itu Ketua DPD Hanura Kalsel Abdul Munasib Halike menambahkan, dalam Rapimda ini juga menyusun program kerja ke depan Hanura untuk menyatukan pendapat dan melakukan konsolidasi penguatan partai khususnya dalam menghadapi Pilkada 2020.

Dari hasil Rapim ini pihaknya ingin menyusun dan menguatkan struktur partai hingga sampai ke basis. Tak hanya itu DPD Hanura Kalsel juga telah memiliki program kerja yang harus dijalankan untuk kepentingan bersama masyarakat.

“Kita ingin melihat dulu laporan kerja dari masing-masing pengurus Hanura kab/kota, karena kita ingin Hanura bekerja untuk masyarakat secara nyata. Omong kosong Hanura bisa kuat kalau struktur partainya tak terdata. Setelah terbentuk strukturnya kita akan melakukan konsolidasi penguatan partai khususnya dalam menghadapi Pilkada 2020,” jelasnya.

BACA JUGA: Warga Banjarbaru Menanti Realisasi Janji Manis Wakil Rakyatnya

Mantan anggota DPRD Kalsel ini tak menapik jika perolehan suara Hanura di Kalsel sangat anjlok, ini terbukti dari perolehan kursi di DPRD Kalsel dimana pada Pemilu 2014 mendapatkan dua kursi ternyata pada pemilu 2019 lalu hanya mendapatkan satu kursi

Sedangkan untuk perolehan kursi di kabupaten/kota juga sama,  yakni hanya 6 kursi pada 2019. Padahal saat pemilu 2014 lalu parpolnya mampu mendapatkan  22 kursi.

“Kami tidak ingin patah semangat, Partai Hanura harus segera bangkit. Untuk itu, kami ingin menyolidkan seluruh kader dan menyusun organisasi ini secara kuat dan lengkap hingga akar rumput, di seluruh pelosok Kalsel,”  imbuhnya.(jejakrekam)