Puluhan Ribu Kendaraan Masih Belum Bayar Pajak, Potensi Pendapatan SWDKLLJ Rp 7 Miliar

PT JASA RAHARJA (Persero) Cabang Kalsel mengingatkan serta menghimbau agar masyarakat di Kalimantan Selatan bisa tepat waktu dalam hal pembayaran pajak kendaraan bermotor, SWDKLLJ serta Registrasi Kendaraan Bermotor.

KEPALA PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kalsel mengatakan, bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor sangat erat kaitanya dengan penerimaan perusahaan, yang bersumber dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

“Dari dana masyarakatlah nantinya santunan akan kami serahkan untuk ahli waris atau korban kecelakaan lalu lintas, jadi jika masyarakat Banua membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu termasuk SWDKLLJ yang besarannya sesuai dengan tipe kendaraan bermotor yang dimiliki,, maka penyerahan dana santunan dapat diserahkan secara cepat dan tepat” ungkapnya, Senin (7/10/2019), di Kantor Jasa Raharja, Banjarmasin.

BACA: Jasa Raharja Gelar Kegiatan Rambu Bersih untuk Keselamatan Lalu Lintas

Adapun saat ini, berdasarkan data Tahun 2019, masih terdapat 56.000 kendaraan bermotor di Kalsel yang pada tahun 2018 melakukan daftar ulang dan daftar baru di Kantor Bersama Samsat namun belum membayar pajak kendaraan bermotornya dan SWDKLLJ pada tahun 2019. Dari jumlah kendaraan yang belum melakukan registrasi ulang terdapat potensi pendapatan SWDKLLJ sebesar Rp 7 Miliar.

“Oleh karena itu kami sangat mengharap kepatuhan masyarakat agar bisa tepat waktu membayarkan pajak kendaraan bermotornya di Kantor Bersama Samsat. Apalagi kini metode pembayaran juga semakin mudah dengan hadirnya Samsat-Samsat Unggulan hingga Samsat Keliling,” tambahnya.

Terkait jumlah santunan kecelakaan lalu lintas yang diserahkan oleh PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kalsel sampai dengan Triwulan III Tahun 2019 ini sudah mencapai Rp 16,8 Miliar. Angka ini jauh lebih tinggi sebesar Rp 2,1 Miliar dibanding Triwulan III Tahun 2018 lalu.

“Untuk bisa mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas hingga akhir tahun, kami sudah melakukan kordinasi dengan instansi terkait. Salah satunya adalah dengan menyediakan sarana pencegahan kecelakaan dan melakukan kegiatan rambu bersih,” pungkasnya.(jejakrekam)