MRI-ACT Tanah Bumbu Bersama Puskesmas Pulau Tanjung Sosialisasikan Bahaya ISPA

KABUT asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih dirasakan di Kalimantan Selatan. Salah satu wilayah terdampak asap yaitu Desa Saring Sungai Binjai, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu.

MRI-ACT Tanah Bumbu segera bergerak memberikan layanan kesehatan bekerja sama dengan tim kesehatan dari Puskesmas Pulau Tanjung, Rabu (27/9/2019) tadi. Sosialisasi tentang ISPA dan pembagian masker gratis dilakukan di SDN Saring Sungai Binjai. Selain itu, para relawan juga membagikan bantuan kemanusiaan nasi kotak, snack, susu dan alat tulis kepada para siswa.

Suasana ceria nampak terlihat dari riang tawa anak-anak selama kegiatan berlangsung. “Alhamdulillah senang sekali sekolah kami didatangi. Terima kasih atas bantuan yang diberikan,” ucap Antasari selaku Kepala Sekolah SDN Saring Sungai Binjai.

BACA: Kurangi Resiko ISPA, ACT Ajarkan Cuci Hidung untuk Warga Sampit

Kepala Puskesmas Pulau Tanjung Suparsono S SSos yang langsung memimpin tim kesehatan mengaku senang bisa bekerjasama dengan MRI-ACT Tanah Bumbu. “Kegiatan ini positif sekali, Saya berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin sehingga terus dirasakan derma dan bakti peduli kepada calon pengganti generasi,” ungkapnya.

Edukasi tentang penyakit ISPA dan penggunaan masker menjadi penting dilakukan agar masyarakat lebih waspada terhadap ancaman terhadap kesehatan dari musibah karhutla. Hal ini menjadi motivasi Ketua MRI-ACT Tanah Bumbu Anjar Sufangat untuk merespon dampak karhutla. “Meski kabut asap terjadi setiap tahun, namun generasi yang merasakannya juga kian bertambah. Maka kita harus memberikan edukasi terus menerus. Terlebih paparan asap ini berlangsung lama,” terang Anjar.

Anjar menyebutkan selama September, MRI-ACT telah membagikan 2000 masker sebagai respon terhadap karhutla di Tanah Bumbu. “Kami bagikan kepada pengguna jalan dan siswa di sekolah-sekolah,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Retno Sulestiyani
Editor Fahriza