ACT

Tak Becus Tangani Karhutla, Ribuan Mahasiswa Kepung Pemprov Kalsel

0 451

RIBUAN mahasiswa lintas kampus dan organisasi kemahasiswaan turun ke jalan. Mereka menyerbu Kantor Pemprov Kalimantan Selatan di Jalan Aneka Tambang, Trikora, Banjarbaru, Selasa (24/9/2019).

MASSA mengenakan jaket almamater serta atribut organisasi merangsek masuk ke halaman Kantor Pemprov Kalsel, menyikapi bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang marak terjadi belakangan ini.

Aksi mengusung tajuk ‘Karhutla Merajarela, Rakyat Menderita’, massa aksi menuding Pemprov Kalsel lamban dalam menangani kasus kabut asap. Massa aksi berorasi dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan di depan kantor Pemprov Kalsel.

Dengan pengamanan berlapis gabungan Polda Kalsel, Brimobda, Polres Banjarbaru dan Satpol PP dan Damkar Kalsel, massa aksi menemui Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, didampingi Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, Ikhlas Indar.

BACA : Tokoh Dayak Protes Peladang Tradisional Jadi Kambing Hitam Karhutla

Koordinator Wilayah BEM SeKa Muhammad Gholam Reza mengatakan kedatangan mahasiswa ke Pemprov Kalsel ingin menuntut pemerintah daerah lebih serius mengatasi persoalan karhutla di Kalsel. Bukan tanpa alasan, bencana kabut asap ibarat menjadi event tahunan yang menghantam Banua.

“Kami menuntut pemerintah daerah bertindak serius dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalsel,” kata Ghulam kepada awak media.

Ia mengatakan massa aksi menuntut pemda melakukan pengawasan secara berkala serta pencegahan kebakaran terhadap lahan gambut atau lahan yang rentan terbakar agar Karhutla tidak menjadi even tahunan masyarakat Kalsel

“Kami menuntut pemerintah daerah untuk menyediakan tenaga medis serta obat-obatan di daerah yang terkena dampak kebakaran hutan dan lahan serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala mengenai penyakit yang datang dari dampak kebakaran hutan dan lahan,” kata Ketua BEM Uniska MAAB ini.

BACA JUGA : Sumur Bor untuk Antisipasi Karhutla Gagal, Proyek Siapa?

Massa aksi juga mendesak Presiden Jokowi menunaikan janjinya ingin mencopot Pangdam, Kapolda hingga Danrem yang tidak becus mengatasi kebakaran hutan dan lahan.”Pemerintah tindak tegas dan usut tuntas para pelaki pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan UU yang berlaku,” tandas Gholam.

Hingga berita ini diturunkan massa aksi masih berdialog dengan Gubernur Kalsel mengenai antisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kalsel.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.