ACT dan Rintara Jaya Kalsel Libatkan Puluhan Relawan Kurangi Sampah Plastik

“MENANGANI sampah adalah tugas pemerintah, mengurangi sampah plastik mulai dari rumah masing-masing,” demikian ucap Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina saat membuka kegiatan aksi bersih-bersih di Menara Pandang, Sabtu (21/9) kemarin. Ibnu Sina mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh ACT dan Rintara Jaya Kalsel sebagai bentuk kontribusi dalam mengurangi sampah plastik.

“SAYA senang sekali dan berterima kasih kepada panitia yang tidak menggunakan plastik dalam kegiatan. Ini dukungan yang luar biasa,” lanjutnya. Ibnu Sina juga menyampaikan bahwa pemerintah akan selalu mendukung stakeholder dan relawan yang bergerak saling membahu turut mengurangi sampah plastik.

Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin menjelaskan bahwa ACT sebagai lembaga kemanusiaan juga peduli dengan persoalan lingkungan. “Persoalan sampah adalah tanggungjawab kita semua. Memberikan kontribusi menyelamatkan lingkungan artinya kita mengajarkan sesama tentang tanggungjawab. Manusia bertanggungjawab akan mampu membangun kehidupan yang beradab,” tuturnya. Zainal juga mengapresiasi pemerintah Banjarmasin yang telah berhasil membangun budaya belanja tanpa plastik.

BACA: Roditha Banjarmasin Bagikan 100 Tumbler untuk Relawan

Annisa Yulianti selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa kegiatan bersih-bersih hari itu dilaksanakan serentak di 34 provinsi. “Ini merupakan aksi nyata para relawan sekaligus cara kami mengkampanyekan hari tanpa sampah plastik, sebagai upaya menyelamatkan bumi ini,” ucapnya.

Mengambil momen Hari Bersih Indonesia, sekitar 50 relawan kemudian melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan Menara Pandang Banjarmasin. Tak cukup itu saja, kegiatan berlanjut dengan latihan bersama membuat ecobrick.  Ecobrick adalah botol plastik yang diisi padat dengan sampah plastik lunak yang dapat digunakan kembali. Contohnya menjadi bahan bangunan atau furniture.

Dalam kegiatan itu juga dibagikan tumbler gratis kepada semua relawan yang hadir persembahan Hotel Roditha Banjarmasin. Suka cita dan tawa terlihat mewarnai kegiatan tersebut.(jejakrekam)

Penulis Retno Sulestiyani
Editor Fahriza