Tuntaskan Birin Dua Periode, Gusti Iskandar Hanya Bidik Kursi Bupati Banjar

KIPRAH politik Gusti Iskandar Sukma Alamsyah tak perlu diragukan lagi. Dalam Pilkada Kalsel 2005, Gusti Iskandar, mantan anggota DPR RI dari Golkar ini maju mencalon sebagai Gubernur Kalsel bersama eks Ketua KPU Kalsel dan KPU RI Abdul Hafiz Anshari. 

KETIKA itu, laga perebutan kursi Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel dengan sistem pemilihan langsung perdana, usai dipilih wakil rakyat di DPRD, dimenangkan duet Rudy Ariffin-HM Rosehan Noor Bachri atau Dua R.

Ikhtiar berikutnya pada Pilgub Kalsel 2015 silam, Gusti Iskandar ketika itu menjabat Plt Ketua DPD Partai Golkar Kalsel hendak maju berlaga dengan menggandeng dosen senior Universitas Lambung Mangkurat, Dr Karyono Ibnu Ahmad harus terjegal, gara-gara dualisme yang terjadi di tubuh beringin. Kasus itu bergulir dengan gugatan Gusti Iskandar-Karyono kepada KPU Kalsel di Bawaslu Kalsel, kandas meski Golkar memiliki 13 kursi di DPRD Kalsel.

Jalan Gusti Iskandar untuk melaju ke jalur politik lewat perebutan kursi eksekutif, usai kandas dalam pemilihan calon anggota DPR RI di Pemilu 2019, terbuka. Prediksi politik mantan anggota DPR RI dua periode (2002-2004 dan 2009-2014) mengincar kursi Bupati Banjar pun terjadi.

BACA : Pagustian Ramaikan Bursa Bakal Calon Bupati Banjar

Melalui Ketua Tim Pemenangan Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, Gusti Perdana Kesuma pun mendaftarkan diri ke DPC PDIP Kabupaten Banjar. Dua kursi yang dimiliki PDIP di DPRD Banjar pun jadi incaran fungsionar Golkar pusat ini.

“Ya, saya sudah menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Bupati Banjar untuk Gusti Iskandar di DPC PDIP Banjar. Selanjutnya, tinggal menjalani proses penjaringan di partai ini,” ucap Gusti Perdana Kesuma kepada jejakrekam.com di Banjarmasin, Sabtu (21/9/2019).

Mantan anggota DPRD Kalsel ini menegaskan sosok Gusti Iskandar tak perlu diragukan lagi dalam dunia politik, karena sudah matang di dunia legislatif. “Saatnya segala kemampuan itu dituangkan untuk mengabdi menjadi kepala daerah,” ucap Perdana.

BACA JUGA : Gusti Iskandar Sukma Alamsyah: Masyarakat Titip Harapan Besar ke Wakil Rakyat

Dengan mengantongi restu dari DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar, Perdana mengatakan kini tinggal menjalin komunikasi intensif kepada sejumlah parpol, termasuk PDIP.

“Nah, begitu Golkar membuka masa pendaftaran dan penjaringan bakal calon kepala daerah, kami juga akan mendaftarkan Gusti Iskandar. Pokoknya, ketika ada parpol membuka pendaftaran, kami langsung ajukan lamaran,” kata Perdana.

Lantas mengapa tak tertarik maju sebagai calon gubernur dalam Pilgub Kalsel 2020? Perdana mengungkapkan Gusti Iskandar mungkin telah memperhitungan kalkulasi politik secara matang.

“Ya, mungkin memberikan kesempatan kepada Paman Birin (Ketua DPD Partai Golkar Kalsel Sahbirin Noor) untuk dua periode. Soal rencana Ketua DPD Partai Golkar Banjar H Rusli, turut maju di Pilbup Banjar, sah-sah saja. Ini artinya, Golkar memiliki banyak kader yang mampu menjadi kepala daerah,” tegas Perdana.

BACA LAGI : Bulat Usung Sahbirin Noor, Golkar Hanya Jaring Calon Wagub Kalsel

Dia menegaskan bukti keseriusan Gusti Iskandar untuk maju berlaga dalam Pilbup Banjar 2020 telah dibuktikan dengan mengambil formulir dan mengembalikan serta melengkapi persyaratan yang diminta PDIP.

Perdana pun hakkul yakin Gusti Iskandar bisa lolos sebagai kandidat Bupati Banjar lewat usungan koalisi parpol. Menurut dia, semua parpol yang membuka peluang pencalonan akan didekati, demi memuluskan langkah Gusti Iskandar. “Pokoknya, parpol mana saja yang membuka lowongan, kami akan dekati,” tandas Perdana.(jejakrekam)

Penulis Didi GS
Editor Didi G Sanusi