Serapan Anggaran Dana Kelurahan Rendah, Wawali Banjarmasin Kecewa

SERAPAN anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan 2019 untuk dana kelurahan Pemkot Banjarmasin rendah. Walhasil, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah sempat emosi dan kecewa atas kinerja para lurah.

YA, semestinya dana kelurahan ini disebutnya bisa dimanfaatkan dalam membantu pembangunan kota. Sekadar diketahui, rapat evaluasi serapan anggaran kelurahan seringkali dihelat Pemkot Banjarmasin. Namun, tetap saja kinerja kelurahan seakan tak sesuai ekspektasi.

“Sebenarnya saya bosan. Ini sudah berapa kali kita rapat. Tolong bisa mencontoh kelurahan yang sudah melaksanakan,” katanya dihadapan 52 lurah yang hadir di Rumah Anno 1925, Banjarmasin.

BACA: Dijatah Dana Kelurahan Rp 185 Juta, Walikota Ibnu Sina Minta Segera Dipakai

Diketahui, Banjarmasin tidak lagi mendapat kucuran dana kelurahan untuk tahap dua dari pemerintah pusat. Pasalnya, syarat untuk mendapat dana tersebut tidak bisa dipenuhi. Mengingat, serapan dana kelurahan tahap pertama tidak sampai 50 persen.

Jika mengacu pada data dari Badan Keuangan Kota Banjarmasin, hingga September, dana yang terserap hanya Rp 1,824,196,550 dari pagu dana kelurahan tahap pertama sebesar Rp 9,623,588,000. Artinya, dana yang belum terpakai Rp 7,799,391,450.

Dari 52 kelurahan, masih ada 12 kelurahan yang masih belum sama sekali menggunakan dana tersebut. Untuk Kecamatan Banjarmasin Utara yakni Kelurahan Sungai jingah, Alalak selatan, dan Antasa kecil timur.

Banjarmasin Tengah meliputi Kelurahan Pasar lama. Sedang Banjarmasin Selatan, Kelurahan Mantuil, Basirih Selatan, Kelayan Barat, Kelayan Tengah, Kelayan Timur, Kelayan Selatan, Murung Raya, dan Pemurus Dalam.

Melihat kondisi ini, Hermansyah khawatir masalah ini tidak hanya berimbas pada penyaluran dana kelurahan di tahun selanjutnya. Tapi juga terhadap bantuan pemerintah pusat yang lain.

“Secara logika saja, menggunakan dana yang saat ini saja tidak bisa. Bagaimana orang mau memberikan lagi. Kan begitu,” imbuhnya.

BACA JUGA: Rp 9,6 Miliar Dana Kelurahan Dikucurkan, Walikota : Gunakan Sesuai Peruntukan

Sementara, Camat Banjarmasin Utara Appiludin mengaku optimis kelurahan diwilayahnya bisa merealisasikan penggunaan dana yang saat ini masih tersisa. “Ini kan sebagai bentuk penyemangat dari pimpinan. Saya berharap kawan-kawan bisa mendapatkan pencerahan setelah acara ini,” imbuhnya.

Ia mengaku, beberapa kelurahan di wilayahnya masih ada yang belum bisa secara maksimal menyerapnya. Namun, dia menampik jika ada yang masih nol persen. “Ya rata-rata tiga puluh persen. Tapi kalau yang tidak sama sekali tidak ada,” ucapnya.

Setali tiga uang, Kepala Badan Keuangan Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil menargetkan, penyerapan dana kelurahan paling lambat hingga November ini, serta laporannya harus beres. “Yang terpenting serapannya jangan sampai lebih dari batas anggaran yang disediakan. Kalau lebih maka akan berimbas pada APBD kota,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Fahriza