ACT

Haris Makkie Berduet dengan Ananda? Tokoh NU Kalsel Angkat Bicara

1.775

RUMOR yang menyebutkan Sekdaprov Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie bakal maju mencalon Walikota Banjarmasin pada suksesi 2020 makin menguat. Pejabat eselon I Pemprov Kalimantan Selatan itu disebut-sebut bakal diduetkan dengan eks Ketua DPRD Banjarmasin, Hj Ananda yang merupakan politisi perempuan Golkar.

SOKONGAN untuk Haris Makkie yang juga Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Selatan mengincar kursi orang nomor satu di Balai Kota Banjarmasin, kian mengkristal. Apalagi, secara trah, Haris Makkie punya garis merah dengan sang ayah, Ahmad Makkie yang merupakan mantan Bupati Tapin dua periode 1983-1988 dan 1988-1993.

Informasi di internal Partai Golkar Kalsel dan DPD Partai Golkar Banjarmasin sudah beredar nama Haris Makkie untuk salah satu figur yang akan didampuk beringin dalam Pilwali Banjarmasin 2020. Bahkan, rencana duet Haris Makkie dengan Hj Ananda yang kini Wakil Ketua DPRD Banjarmasin dan juga Ketua DPD Partai Golkar Banjarmasin, diprediksi hampir 100 persen jadi.

BACA : Suksesi 2020, Nama H Yuni Mencuat Bakal Dampingi Hj Karmila atau Haris Makkie

Sekretaris DPD Partai Golkar Banjarmasin Matnoor Ali F menegaskan pihaknya masih menunggu instruksi dari DPD Partai Golkar Kalsel untuk membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon walikota-wakil walikota. “Ya, kami tunggu Golkar Kalsel dulu, kalau sudah ada petunjuk teknis dan pelaksanaan, baru kami buka pendaftaran,” ucap Matnoor Ali kepada jejakrekam.com, belum lama ini.

Terpisah, Katib Syuriah PWNU Kalsel HM Syarbani Haira mengakui adanya dukungan kuat agar sang ketua wilayah NU maju dalam Pilkada 2020 mendatang. “Ya, Pak Haris memang menceritakan hal itu kepada kami. Adanya aspirasi yang mendorong beliau untuk maju dalam Pilwali Banjarmasin 2020,” tutur Syarbani kepada jejakrekam.com, Selasa (17/9/2019).

BACA JUGA : Sekdaprov Kalsel Haris Makkie Dinilai Layak Dampingi Paman Birin

Mantan Ketua PWNU Kalsel ini menegaskan semua pilihan tergantung di tangan yang bersangkutan. Syarbani yang juga tokoh NU Kalsel ini menegaskan ada dua pilihan yang harus dipilih seorang Haris Makkie, yakni menanggalkan jabatannya sebagai Sekdaprov Kalsel untuk maju mencalon Walikota Banjarmasin atau berkonsentrasi penuh untuk membesarkan NU di Kalsel.

“Ini adalah pilihan yang harus dihadapi Pak Haris. Yang pasti, Pak Haris sendiri menjadi ketua wilayah masih belum lama. Tentunya, kami keluarga besar berharap Pak Haris tetap membesarkan NU. Ya, semua kembali kepada Pak Haris dalam menentukan pilihannya,” imbuh dosen UNU Kalsel ini.(jejakrekam)

 

 

 

 

Penulis Didi GS
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.