Akhmad Rozanie-Berry-Harun Nurasyid Bersaing Rebut Tiket PDIP HST

TIKET dua kursi di DPRD Hulu Sungai Tengah (HST) menjadi rebutan nama-nama tenar jelang suksesi 2020 mendatang. Parpol banteng moncong putih ini dilirik untuk jadi partai pengusung dalam perebutan kursi Bupati HST lima tahun ke depan.

NAMA tenar itu seperti mantan Bupati HST periode 2010-2015, Harun Nurasyid pun mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati di PDIP. Kemudian, disusul anggota DPRD Kalsel asal Partai Nasdem, Akhmad Rozanie Himawan Nugraha dan kalangan internal, Berry Nahdian Forqan yang juga Ketua DPC PDIP HST.

Sekretaris DPC PDIP HST Herman mengungkapkan sudah ada tiga nama yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati. Mereka adalah Harun Nurasyid, H Akhmad Rozanie Himawan Nugraha alias H Zanie dan Berry Nahdian Forqan yang juga Sekretaris PWNU Kalsel.

BACA : Bertemu Rahmadi Jingga, Berry : Tak Ada Pembicaraan Masalah Pilkada HST 2020

“Sampai hari ini, baru dua nama yang telah melengkapi dan menyerahkan berkas pendaftaran, yakni Harun Nurasid dan Haji Zanie,” ucap Herman kepada awak media di Barabai, Senin (16/9/2019).

Sementara itu, usai mengantongi restu sang ibunda, H Zanie pun sudah bulat untuk maju berlaga dalam perebutan kursi orang nomor satu di Bumi Murakata.

Formulir pendafaran yang telah diisi lengkap dengan biodata itu diserahkan H Zanie langsung ke Sekretaris DPC PDIP HST Herman di kantornya, Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kelurahan Bukat, Barabai.

“Semua berkas persyaratan yang diminta PDIP telah saya lengkapi untuk maju sebagai bakal calon Bupati HST,” ucap H Zanie.

BACA JUGA : Bursa Cabup-Cawabup HST Dinamis, Tema Besar Pilkada Tolak Tambang

Sekretaris DPW Partai Nasdem Kalsel ini pun menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada PDIP untuk menentukan siapa yang akan diusung melalui mekanisme uji kepatutan dan kelayakan nantinya.

“Mendaftar ke PDIP merupakan bagian dari ikhtiar dan selalu berdoa semoga langkah untuk maju di Pilbup HST bisa berjalan lancar. Untuk hasilnya, kita serahkan ke Allah SWT yang memiliki sebaik-baiknya rencana,” kata eks anggota DPRD Banjar ini.

BACA LAGI : Tunggu SK Gubernur, Ketua DPRD HST : Pemilihan Wabup Bisa Segera Dihelat

Sebelumnya, Berry Nahdian Forqan mengaku sudah menjalin komunikasi politik dengan parpol lain, terutama dalam membangun kongsi politik. Bagi eks Direktur Eksekutif Nasional Walhi ini, Kabupaten HST ke depan harus ditopang peningkatan ekonomi dan komitmen kuat dalam memberantas korupsi.

“Isu penyelamatan Pegunungan Meratus atau Save Meratus merupakan bagian terpenting dalam visi-misi saya nanti sebagai calon bupati. Bagaimana pun, jayanya Barabai harus memperkuat karakter daerah agraris, utamanya komoditas pertanian dan perkebunan, karena hal ini sesuai dengan logo Bumi Murakata dengan lambang padi dan pohon karet,” pungkas Berry.(jejakrekam)

 

Penulis Syahminan
Editor Didi GS