ACT dan Kalsel Peduli Mendongeng bagi Anak Korban Kebakaran

PROGRAM untuk menuntaskan persoalan kemanusiaan menjadi motivasi bagi Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalsel dan Peduli Kalsel menggelar kegiatan bertajuk Dongeng Kemanusiaan kepada anak-anak korban kebakaran Alalak Selatan, Minggu (15/9/2019).

RETNO Sulistiani dari ACT Kalsel, mengatakan kegiatan Dongeng Kemanusian yang diperagakan oleh Oni dengan bonekanya dan Jojo ini menghibur anak-anak yang terkena musibah kebakaran, agar tidak trauma dengan kejadian itu.

“Melalui dongeng ini kami ingin menanamkan nilai kebaikan kepada anak-anak selaku generasi penerus bangsa. Ini hanya konsep awal yang kami lakukan,  sehingga kedepannya dapat memulihkan mereka,” ujarnya.

Ketua Kalsel Peduli Suharyanto mengatakan, musibah kebakaran itu bukan saja mereka memerlukan sandang dan pangan, tetapi juga bagaimana anak-anak mereka itu trauma dengan musibah itu. “Kami datang kesini bukan saja memberikan alat-alat tulis, tapi juga mendongeng yang diikuti puluhan anak yang ceria mengikutinya,” katanya.

Suharyanto menekankan, kejadian kebakaran di Banjarmasin selalu terulang. Pihaknya berharap seluruh stakeholders memikirkan masalah ini, termasuk PLN, sebab kebakaran diduga banyak disebabkan oleh arus pendek listrik.

“Pemkot Banjarmasin agar selalu memperhatikan infrastruktur lingkungan, sebab di lokasi kebakaran itu jalannya sempit, bahkan sepeda motor pun tidak bisa masuk. Hal ini menyulitkan pemadam kebakaran memadamkan api,” katanya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news and updates delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time