Minta Dukungan, Aplikator Banua ‘Intan Go’ Sambangi DPRD Kalsel

PARA wakil rakyat di DPRD Kalsel dikunjungi sejumlah pemuda asal daerah yang tergabung dalam pengelola ‘Intan Go’ sebuah aplikator ojek online. 

KEDATANGAN rombongan yang di pimpin Yusuf Maharaja ini, untuk menyampaikan aspirasi mereka sekaligus meminta dukungan kepada dewan dan pemerintah daerah agar, gagasan serta buah karya mereka dapat didukung dalam pengembangannya ke depan.

Dengan berkembangnya buah karya anak daerah itu nantinya, selain dapat memberikan pilihan bagi masyarakat pengguna transportasi berbasis online, juga dapat lebih memberdayakan prekonomian di daerah.

BACA: Anggota DPRD Kalsel Kunjungi Korban Kebakaran Alalak Selatan

Perwakilan Intan Go, Yusuf Maharaja, kepada Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin mengungkapkan, tujuan ke dewan Kalsel, untuk meminta dukungan atas produk hasil anak Banua (daerah) kepada wakil rakyat.

Sebab, kata dia, sebagai masyarakat daerah yang memiliki harapan untuk maju berkarya, tak salah jika meminta dukungan kepada para wakil rakyatnya.

Dari itu, Yusuf berharap agar dewan dapat mendukung sehingga program aplikasi yang mereka hasilkan dapat dikenal masyarakat Kalsel, khususnya di Kota Banjarmasin, bahkan hingga nasional.

Menurut Yusuf, aplikasi ojek online produk mereka diciptakan sejak 7 bulan silam. Kemudian bergabung dan di uji cobakan sejak satu bulan lalu.

BACA JUGA: Partai NasDem Dukung Penuh Kadernya di Pilkada HST 2020

Begitu pula potensi dan peluang aplikasi ‘Intan Go’ dinilai sangat besar untuk dikembangkan, karena memiliki fitur layanan yang berbeda dengan kompetitor lain. Diantaranya menyediakan ojek wanita, dan menyediakan ojek khusus untuk tujuan ziarah. “Misalnya ada konsumen dari Banjarmasin yang ingin diantar ke kawasan ziarah dalam kota maupun luar kota”‘ kata dia.

Saat ini sebut Yusuf, Intan Go baru memiliki 35 orang anggota terdiri 20 pria dan 15 wanita yang siap melayani konsumennya.

Terkait itu, Wakil Ketua Sementara DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin, yang menerima rombongan mengapresiasi positif hasil karya anak Banua tersebut. Ia pun mengakui di Kalsel banyak pemuda potensial dengan beragam kreatifitas. Namun sayangnya sulit berkembang karena minimnya kesempatan diberikan kepada mereka.

Dari itu politisi PDI-P inipun berjanji akan melakukan koordinasi bersama koleganya di komisi terkait tentang potensi yang ada. Sehingga nantinya dapat dipasilitasi akses maupun pembentukan regulasi hukum jika dibutuhkan. ” Ya kita apresiasi dan dukung penuh adanya potensi ini. Nanti kita tindaklanjuti dengan komisi yang membidangi,” imbuh Syaripuddin.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Fahriza