Asap Karhutla Selimuti Banjarmasin, Muhyar: Belum Membahayakan

ASAP kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah menyelimuti Banjarmasin. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat.

KEPALA Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Banjarmasin Muhyar mengakui Banjarmasin sudah mulai tercemar asap karhutla, yang merupakan kiriman dari kabupaten dan kota tetangga Banjarmasin.

“Masih dalam tahap masih layak dan belum membahayakan, tapi kami sarankan masyarakat menggunakan masker untuk menghindari terserang penyakit saluran pernapasan. Kami mengimbau warga Banjarmasin tidak melakukan pembakaran sampah untuk menghindari bertambah buruknya kualitas udara. Selain itu, pembakaran sampah bertentangan dengan Perda, yang salah satu pasalnya ada melarang membakar sampah,” katanya.

BACA : Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Di Bandara Syamsudin Noor

Data BPBD Kalsel, hotspot setiap harinya selalu mengalami peningkatan. Pada 9 September 2019 tercatat 348 hotspot, dan pada 10 September 2019 ada 362 hotspot atau mengalami kenaikan 14 hotspot.

Luasan lahan yang terbakar juga meluas. Pada 9 September 2019 tercatat 2.839,73 hektare, dan pada 10 September 2019 meningkat menjadi 3.228,85 hektare.

Kabupaten dan kota yang hotspotnya masih tinggi adalah Banjarbaru, Tapin, HSS, dan Tanah Laut, yang hotspotnya di atas 50 titik.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani