Karhutla Berkepanjangan, MUI-Kemenag Kalsel Serukan Shalat Hajat

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) berkepanjangan hingga mengakibatkan kabut asap di berbagai wilayah di Kalimantan Selatan, membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel menyerukan kepada umat Islam untuk segera menggelar shalat hajat.

SERUAN shalat hajat ini dibuat dalam surat edaran dan diteken Ketua MUI Kalimantan Selatan KH Husin Naparin bersama Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel Noor Fahmi tertanggal 7 September 2019.

Dalam surat seruan itu, MUI dan Kemenag Kalsel meminta agar warga Kalsel khususnya umat Islam dalam menyikapi fenomena alam berupa karhutla dan serbuan kabut asap untuk setiap masjid, mushalla dan langgar melaksanakan shalat hajat berjamaah dan doa bersama (istighosah).

BACA : 1-10 September 2019 Diprediksi Tanpa Hujan, Satgas Karhutla Tingkatkan Kewaspadaan

Dengan memohon kepada Allah SWT, Ketua MUI Kalsel KH Husin Naparin dan Kepala Kemenag Kalsel Noor Fahmi berharap umat Islam bisa berdoa untuk keselamatan dari bahaya kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap yang masih terus berlangsung hingga kini.

“Kepada seluruh ormas Islam dan masyarakat muslim umumnya untuk selalu mendekatkan diri diri kepada Allah SWT. Caranya, dengan diisi antara lain dengan memperbanyak istighfar,  zikir,  tasbih,  tahmid,  tahlil, takbir dan shalawat,” dalam surat bersama MUI dan Kemenang Kalsel.

BACA JUGA : BPBD Kalsel Klaim Penanganan Karhutla Berjalan Sukses

Kedua instansi ini pun berharap dengan penuh keikhlasan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan keselamatan dunia akhirat kepada warga Kalsel, dan umumnya Indonesia.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi GS