Cerita di Balik Kebakaran Hebat di Dua RT Kelurahan Alalak Selatan

MISTERI datangnya api menjadi buah bibir warga Alalak Selatan dan sekitarnya, Selasa (10/9/2019) dinihari. Ini lantaran, api diduga dipicu dari sebuah rumah kosong yang justru aliran listrik sudah diputus PLN. Hingga memunculkan spekulasi berbagai macam.

MUSIBAH kebakaran yang terdata berdasar versi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, tercatat ada 65 rumah yang terbakar. Rinciannya, RT 04 Kelurahan Alalak Selatan terdata 18 rumah dan RT 05, tercatat ada 47 rumah dengan tingkat kerusakan yang berbeda.

Sungai Jeruju Kecil yang berada di perbatasan kedua RT itu juga sekarang kondisinya memprihatinkan, akibat terhimpit pemukiman padat penduduk. Akibatnya, saat mesin pompa yang dioperasionalkan petugas pemadam kebakaran pun kesulitan mencari sumber air untuk memadamkan api.

“Kondisi sungai itu sekarang sudah tak terfungsi. Pasca kebakaran, baru terlihat kondisi sungai itu,” ucap Iberahim, warga Alalak Selatan kepada jejakrekam.com, Selasa (10/9/2019).

BACA : Data Sementara, Ada 63 Rumah Terbakar Di RT 04 Dan 05 Alalak Selatan

Ia berharap pasca kebakaran ini, pihak terkait khususnya Bidang Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin bisa segera merevitalisasi sungai tersebut. Terbukti, saat kejadian semacam ini, gara-gara sumber air susah, membuat kebakaran hebat terjadi.

“Sudah saatnya, pemerintah kota juga memikirkan untuk memasang fasilitas hydran di kawasan yang rawan kebakaran, seperti di Alalak Selatan yang padat pemukiman penduduk ini,” ucapnya.

Sementara itu, H Muhammad Asrani yang baru saja tiba berhaji dari Kota Suci, mengaku hanya bisa pasrah. Tidak ada yang bisa diselamatkan barang berharga dari amukan si jago merah.

“Untungnya dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Memang, barang berharga yang saya bawa dari Kota Suci Makkah dan Madinah, tidak bisa diselamatkan lagi,” ucap Asrani, bercerita.

Lain lagi dengan satu rumah yang terdapat foto KH Muhammad Zaini Ghani atau Guru Sekumpul, hanya mengalami kerusakan ringan. Foto ulama besar itu tak terlihat hangus terbakar, termasuk kaca bingkai pun tak pecah, berbeda dengan kaca lemari didekatinya malah remuk, akibat hawa panas.

BACA JUGA : Dua RT Di Alalak Selatan Kembali Dilanda Kebakaran

M Arsyad, Ketua RT 04 dan Musliani Ketua RT 05 Alalak Selatan mengungkapkan awal kebakaran terjadi sekitar pukul 03.15 Wita pada Selasa (10/9/2019) dinihari. Api baru bisa dikuasai penuh hingga proses pendinginan dilakukan petugas pemadam kebakaran tercatat pada pukul 05.20 Wita.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Banjarmasin HM Hilmi mengungkapkan dari musibah kebakaran kali ii, terdata ada 74 kepala keluarga dan 221 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.

“Untuk warga yang terdampak di RT 04 sebanyak 15 kepala keluarga dengan 52 jiwa. Sedangkan, di RT 05, sebanyak 50 KK dengan 169 jiwa. Total dari kedua RT, terdampak ada 74 KK dengan 221 jiwa,” ucap Hilmi.

Sedangkan, beber dia, rumah yang terbakar di RT 04 sebanyak 18 rumah dan di RT 05 sevanyak 47 buah sehingga rumah yang terbakar sebanyak 65 buah.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak terkait, dalam hal ini pihak Polsek Banjarmasin Utara,” imbuhnya.(jejakrekam)

 

Penulis Sirajuddin/Asyikin
Editor Didi G Sanusi