Bahan Bangunan dan Selimut Jadi Kebutuhan Utama Korban Kebakaran di Alsel

WALIKOTA Banjarmasin, Ibnu Sina bersama pimpinan sementara DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya dan Muhammad Yamin mengunjungi lokasi kebakaran di Kelurahan Alalak Selatan (Alsel).

ORANG nomor satu di jajaran Pemkot Banjarmasin ini mengungkapkan rasa prihatin atas musibah kebakaran yang melanda warga Alalak Selatan. “Dalam usulan anggaran perubahan hanya ada tambahan rutin Rp 2 juta per rumah (korban kebakaran-red), tetapi untuk bantuan lain, dikoordinir dinas sosial, sifatnya tanggap darurat,” kata Ibnu Sina.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini menyebut, warga yang terkena musibah memungkinkan mendapatkan bantuan yang berasal dari pos cadangan anggaran tidak terduga APBD Banjarmasin, dengan catatan kebakaran dikategorikan bencana.

BACA: ACT Kalsel Ajak Dermawan Bantu Korban Kebakaran Alalak Selatan

“Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk bahu membahu saling membantu dan bisa diatur lurah dan camat untuk penataan kawasannya, termasuk dari PLN dan PDAM untuk membantu warga dalam pemasangannya, pasti ada jaringan yang rusak disini,” ucap politikus PKS.

Ibnu mengatakan warga untuk bersabar sebab, bantuan tidak bisa langsung dicairkan sebab membutuhkan waktu untuk proses pencairan dan anggota DPRD Kota Banjarmasin baru dilantik.

Sementara itu, Ketua DPRD sementara Banjarmasin, Harry Wijaya menjelaskan kedatangan pihaknya untuk menginventarisir kebutuhan warga pasca terkena musibah kebakaran. “Mungkin ada masukan  warga yang akan kita perjuangankan di pemerintah kota, yang mana tidak semata-mata hanya bantuan sembako,” ucap politikus PAN ini.

Ia menyebut kebutuhan utama warga yang terdampak kebakaran adalah bahan bangunan untuk mendirikan kembali rumah yang telah terbakar. “Berdasarkan pembicaran kami dengan warga salah satu yang dibutuhkan adalah selimut dan bantal selain alat bangunan,” imbuh Harry.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Fahriza