ACT

Dua Pelaku Penusukan Santri asal Banjarbaru Terpaksa Didor Polisi

0 11.704

TAK kurang 1×24 jam, Satuan Reskrim Polres Cirebon Kota (Ciko) berhasil membekuk dua pelaku penusukan santri asal Banjarbaru yang mondok di Ponpes Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat hingga dihadiahi timas panas, Minggu (8/9/2019) dinihari.

INFORMASI penangkapan dua pelaku ini tersebar di media sosial (medsos). Bahkan, dikutip dari Radarcirebon.com, Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy membenarkan telah menangkap kedua pelaku penusukan terhadap santri Ponpes Husnul Khotimah, Muhammad Rozien di Jalan Cipto Mangunkusumo, Pekiringan, Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (6/9/2019), sekira pukul 20.30 WIB.

Identitas pelaku yang ditangkap diduga geng motor dengan tubuh penuh tato bernama Yadi Supriyadi (19 tahun), warga Panjunan Lemahwungkuk Cirebon, bersama rekannya Rizki Mulyono (18 tahun), berdomisili yang sama. Keduanya ditangkap di daerah Cangkol, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (8/9/2019) dinihari.

BACA : Almarhum Putra Dosen UIN Antasari-ULM Yang Dikenal Anak Berbakti

Penusukan dilakukan pelaku Yadi Supriadi dan Rizki Mulyono kepada korban yang duduk di trotoar depan Bank Mandiri Syariah, Cirebon. Dengan alasan memukul temannya, Yadi Supriyadi langsung menodong pisau hingga menusuk ke tubuh korban.

Tak hanya itu, polisi kabarnya pun langsung menghadiahi timah panas kepada kedua pelaku. Ini tampak terlihat dari foto yang terbesar meringis kesakitan, karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap. Hingga tindakan tegas dan terukur diambil tim yang dipimpin Kanit I Resum/Kanit Opsnal Ipda Wahyu Hidayat dan Kanit Intelkam Polres Ciko, Ipda Shindi.

Polisi pun menyita sepeda motor Yamaha ZR warna putih dan sebilah pisau sebagai barang bukti.  Berdasar laporan yang ditulis Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Deny Sunjaya, kedua pelaku dikenakan Pasal338 dan atau 351 ayat 3 dan Pasal 365 KUHP.

BACA JUGA : Santri Asal Banjarbaru Tewas Ditusuk, Walikota-Wakil Walikota Doakan Husnul Khatimah

Respon cepat jajaran Polres Cirebon Kota ini diapresiasi anggota Komisi I DPR RI asal FPPP, Syaifullah Tamliha. Menurutnya, gerak cepat polisi dalam meringkus dua tersangka penusuk santri asal Banjarbaru yang mondok di Ponpes Husnul Khatimah, bisa menenangkan masyarakat Kalsel.

“Masalah penusukan santri asal Banjarbaru yang diduga dilakukan anggota geng motor juga telah saya koordinasikan dengan Wakapolri dan Kabag Intelkam Mabes Polri agar segera direspon cepat,” ucap Syaifulllah Tamliha kepada jejakrekam.com, Minggu (8/9/2019).

Ia pun bersyukur polisi khususnya jajaran Polres Cirebon Kota bisa bergerak cepat dan berhasil mengungkap kasus itu dengan meringkus dua pelaku penusukan terhadap santri asal Banjarbaru yang menjadi korban tersebut.

BACA LAGI : Anggota DPR RI Desak Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Santri Asal Banjarbaru

Terpisah, anggota DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari juga memuji respon cepat Polres Cirebon Kota dengan berhasil mengungkap motif dan pelaku penusukan itu.

“Kita salut dan memberikan apresiasi terhadap Kepolisian Cirebon Kota. Kita berharap, pelaku kejahatan ini diproses secara hukum agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali,” pungkas legislator PKS ini.(jejakrekam)

 

Penulis Syahminan
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.