ACT

3 Jam Dioperasi, Proyektil Peluru di Tubuh Brigadir Edi Berhasil Diangkat

692

ANGGOTA Polsek Panyipatan yang tertembak saat baku tembak dengan pelaku pencurian sapi, Brigadir Edi Ruvi Susanto, telah menjalani operasi pengangkatan proyektil di RSUD Ulin Banjarmasin.

“OPERASINYA baru saja selesai. Proyektilnya sudah bisa dikeluarkan. Saat ini, dia dirawat di ruang ICU untuk pemulihan pasca operasi,” kata Direktur Reserse Kriminal (Dirkrimsus) Polda Kalsel, Kombes Rizal Irawan kepada awak media, Minggu (8/9/2019) dinihari.

Operasi di RSUD Ulin Banjarmasin terhadap Brigadir Edi, berlangsung sekitar tiga jam. Sebelumnya, sebuah peluru yang diduga dari senapan laras panjang pelaku pencurian sapi, menembus pinggang Brigadir Edi. Proyektil dari peluru tersebut, menembus sejumlah organ vital Brigadir Edi, seperti limpa, hingga bersarang di dada kanannya.

BACA : Baku Tembak Dengan Begal Sapi, Anggota Polsek Panyipatan Terkena Peluru Tersangka

Korban terlibat baku tembak dengan pelaku di Desa Bangku Tumpu, Kecamatan Panyipatan, Tanah Laut, Sabtu (7/9/2019). Saat itu, korban membackup pengejaran pelaku oleh Satreskrim Polres Pulang Pisau, karena tersangka sebelumnya melakukan pencurian sapi di salah satu kabupaten tepatnya di daerah Jembatan Tumbang Nusa di Kalimantan Tengah.

Usai baku tembak, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Kalsel. Numun, karena kondisinya yang kritis, korban kemudian dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin.(jejakrekam)

 

 

Penulis Deden
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.