November 2019, Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Ditarget Beroperasi

PERWAKILAN Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia mengecek ruas jalan provinsi akan menjadi jalan nasional bagi akses jalan menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Rabu (4/9/2019).

TENAGA Ahli Utama Kedeputian Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas KSP, Febry Calvin Tetelepta bersama Dadang Dian Hendiana selaku Project Manager Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Banjarmasin (PPBDJ), serta Dinas PUPR Provinsi Kalimantan selatan, langsung menggelar rapat, sebelum tinjauan lokasi.

Manager Proyek Bandara Syamsudin Noor, Dadang Dian Hendiana memaparkan saat ini progress pembangunan bandara sudah mencapai 83,905 persen terdiri pekerjaan paket 1 pembangunan terminal mencpai 74,056 persen dan paket 2 telah rampung di angka 100 persen per tanggal 25 Agustus 2019.

“Saat ini, tinggal akses jalan menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin,” ucap Dadang. Ia memastikan target November 2019, bandara internasional bisa beroperasi di Bandara Syamsudin Noor.

BACA : Dewan Sambut Positif Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Rampung Oktober

Febry Calvin Tetelepta mengungkapkan kedatangan tim dari pusat untuk memastikan proyek pengembangan bandara Syamsudin Noor Banjarmasin berjalan dengan lancar. Utamanya persoalan akses jalan menuju bandara.

“Paling tidak ada tiga hal yang ingin kami pastikan. Pertama, pekerjaan fisik bandara akan selesai pada 28 Oktober mendatang. Kedua, menyangkut jalan akses menuju bandara dengan adanya kesepakatan kerjasama dengan Pemprov Kalsel. Sedangkan, ketiga pada peresmian bandara nanti telah diputuskan untuk sementara menggunakan jalan alternatif milik AURI untuk akses VVIP,” papar Febry.(jejakrekam)

 

 

Penulis Balsyi
Editor Didi GS