Melestarikan Budaya Banjar, Dinas Pariwisata Gelar Festival Budaya Pasar Terapung

MELESTARIKAN budaya Banjar dan juga mewujudkan destinasi pariwisata nasional serta dalam upaya mendukung Visit Kalsel 2020, Dinas Pariwisata Kalsel menggelar Festival Budaya Pasar Terapung 2019, di kawasan Tugu Nol Kilomenter, Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin.

KADIS Pariwisata Kalsel Dahnial Kifli mengatakan, gelaran ini juga sebagai upaya Pemprov Kalsel untuk mempromosikan adat istiadat suku Banjar, yang pada zaman dahulu mayoritas berdagang, termasuk di atas sungai.

“Di Kalsel ini, terutama di sekitaran Banjarmasin, banyak terdapat sungai-sungai yang dapat dilintasi jukung dan klotok. Budaya ini dapat dijadikan atraksi dan produk wisata yang layak dijual epada wisatawan Nusantara maupun mancanegara,” katanya.

BACA : Rossa Pukau Pengunjung Festival Budaya Pasar Terapung Tahun 2018

Diungkapkannya, Festival Budaya Pasar Terapung menjadi salah satu even unggulan dari Pemprov Kalsel melalui Dinas Pariwisata. “Even ini termasuk dalam 100 kalender nasional Kementerian Pariwisata, selain Festival Loksado yang akan dilaksanakan sebentar lagi,” ujarnya.

Dalam Festival Budaya Pasar Terapung, juga digelar berbagai lomba, seperti lomba acil Pasar Terapung, lomba foto, balap jukung, lomba kampung Banjar, ada pula hiburan rakyat.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, sekarang ini sumber daya alam Kalsel, terutama batubara akan habis. “Maka harus disiapkan bagi kehidupan generasi kita yang akan datang, yakni dengan sumber daya terbarukan, salah satunya sektor pariwisata,” ujarnya.

Ia meyakini peningkatan sektor pariwisata bisa sebagai sebuah usaha untuk mencapai masyarakat yang sejahtera, termasuk wisata religius.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani