Divisi Humas Polri Sosialisasi Pemantauan Siber dan Analisa Media

DIVISI Humas Polri melaksanakan sosialisasi pemantauan siiber dan analisa media. Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di wilayah hukum Polda Kalsel.

KAPOLDA Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani mengatakan, di era teknologi dan digitalisasi yang akan sangat berpengaruh pula pada tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Terlebih pengemban fungsi Humas Kepolisian sebagai media Informasi masyarakat terhadap kinerja Polri,” ujarnya.

Menurutnya, humas menjadi garda terdepan kepolisian dalam rangka pembentukan opini publik serta menetralisir sentimen negatif terhadap kinerja Kepolisian. “Sosialisasi ini bermanfaat saat melaksanakan tugas kepolisian di lapangan, dan dapat meningkatkan kemampuan masing-masing personel, khususnya dalam pemantauan dunia siber,” jelas jenderal bintang dua ini.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal melalui Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol Budi Setiawan mengatakan, dalam perkembangan jaman di era revolusi industri, Kapolri dalam commander wish-nya menambahkan poin manajemen media, dan secara khusus telah menambah struktur organisasi baru dalam Divisi Humas Polri, yaitu dengan membentuk biro multimedia.

BACA : Isu Penculikan Anak Dipastikan Hoax, Antropolog ULM Minta Polisi Siber Bertindak

Tugas biro multimedia secara khusus adalah mengelola media sosial untuk membentuk persepsi publik yang positif dengan menekan berita negatif dengan mengangkat keberhasilan Polri, merespon cepat dan segera menetralisir sentimen negatif serta mengelola trending topic.

Sistem kerja yang demikian telah terbukti mampu mendukung Polri dalam menghadapai beberapa isu besar dalam 2 tahun terakhir ini, diantaranya adalah pada waktu kasus penyanderaan oleh napi teroris di Mako Brimob, mitigasi isu negatif pada kejadian Bom Surabaya, kejadian gempa di Palu, kecelakaan lesawat Lion Air JT610, Pilkada Serentak 2018, hingga yang terakhir isu Pilpres dan Pileg 2019, sehingga Divisi Humas layak menyandang status sebagai fungsi utama Polri karena memegang peran penting dalam membentuk opini yang positif tentang tugas-tugas kepolisian secara preemtif, preventif dan represif untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tujuan dari kegiatan ini, terang Brigjen Pol Budi Setiawan, yakni meningkatkan kemampuan anggota humas dalam melakukan pengawasan media sosial dengan melaksanakan pemantauan siber, analisa terhadap akun penyebar isu negatif yang mendiskreditkan pemerintahan dan Polri, serta menganalisa isu yang sedang berkembang dan membuat prediksi atau rekomendasi yang akan dilaporkan dan menjadi bahan pertimbangan pimpinan untuk mengambil tindaklanjut.

Ia mengimbau jajaran Polda Kalsel untuk terus meningkatkan kemampuan menghimpun dan mengolah serta mendistribusikan informasi secara merata, menyeluruh, cepat, tepat dan akurat.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani