Ditiup Angin, Api Membesar, 4 Rumah di Alalak Selatan Ludes Terbakar

SI JAGO merah mengamuk di permukiman padat penduduk di Jalan Alalak Selatan RT 6, Kecamatan Banjarmasin Utara, Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 16.20 Wita. Asap hitam pun membumbung tinggi di tengah merahnya api yang tengah membara membakar rumah warga. 

WARGA bersama relawan pemadam kebakaran yang datang ke lokasi berjibaku untuk memadamkan api yang kian membesar, akibat terpaan angin kencang. Lokasi kejadian yang berdekatan dengan lokasi pabrik kayu itu membuat warga makin panik.

Untungnya, rumah yang terbakar berada di tepian Jalan Alalak Selatan memudahkan para relawan kebakaran memadamkan api. Barisan armada pemadam kebakaran yang berderet di sepanjang Jalan Alalak Selatan ini, langsung menurunkan mesin pompa dengan mengambil air dari Sungai Alalak.

BACA : Azan Bersahutan, Belasan Rumah di Alalak Tengah RT 12 dan 13 Dilahap Si Jago Merah

“Kami baru tahu ada api, ketika bunyi tiang listrik dipukul warga. Ternyata, api makin membesar. Suhu udara makin panas di tengah musim kemarau ini,” ucap Putri, warga Alalak Selatan kepada jejakrekam.com, Rabu (21/8/2019).

Proses pemadaman pun tak bisa berlangsung cepat, karena api kian menari kesana kemari. Beberapa warga yang ditemui di lapangan, menduga api dipicu korsleting listrik.

Sementara itu, Lurah Alalak Selatan Ahmad Dedi Fernadi mengungkapkan untuk data sementara, sedikitnya ada empat unit rumah warga yang terbakar.

“Lokasinya memang berada di perbatasan RT 5 dan RT 6, dekat Masjid Syuhada Alalak Selatan. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak terkait,” ucap Lurah Alalak Selatan ini.

BACA JUGA : Pemicu Kebakaran di Swadaya Tani, Cekcok dengan Istri, Hakim Bakar Rumah Sendiri

Ia mengakui proses pemadaman api cukup berlangsung dramastis karena kuatnya tiupan angin, sehingga api terus membesar. Untungnya, para relawan pemadam kebakaran siap siaga dengan mengepung api lewat semprotan air di segala penjuru. “Alhamdulillah, api sudah padam, dan mulai dilakukan pendinginan oleh pemadam kebakaran,” ucap Dedi Fernadi.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Didi GS