Haul Akbar Syekh Samman di Masjid Raya Bakal Dihadiri 40 Ribu Jamaah

PENGAJIAN rutin KH Ahmad Zuhdiannor alias Guru Zuhdi pada setiap malam Jumat, akan diisi dengan peringatan haul akbar Syekh Samman Al Madani pada Kamis (22/8/2019) malam, usai shalat Maghrib berjamaah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin.

DIPERKIRAKAN masjid terbesar di Kalimantan Selatan akan dipenuhi puluhan ribu jamaah. Untuk pengajian rutin Guru Zuhdi saja sedikitnya ada 20 ribu jamaah. Mereka tak hanya berasal dari Banjarmasin dan jamaah majelis taklim rutin Guru Zuhdi, namun juga dari berbagai daerah untuk mengenang Syekh Samman yang merupakan guru dari Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary atau Datu Kalampayan.

“Haul akbar Syekh Samman memang bertepatan dengan pengajian rutin Guru Zuhdi usai shalat Maghrib. Makanya, jamaah yang datang kami perkirakan dua kali lipat dari jamaah pengajian Guru Zuhdi yang biasanya mencapai 20 ribu orang lebih. Ya, sekitar 40 ribu lebih jamaah,” ucap Sekretaris Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Samsul Rani kepada jejakrekam.com, Selasa (20/8/2019).

BACA : Bacakan Manaqib Syekh Saman, Suguhkan Kopi Pahit dan Manis

Dasar perhitungan Samsul Rani adalah karena undangan untuk memperingati hari wafatnya ulama besar Madinah itu telah disebar kepada para jamaah yang ada di provinsi tetangga, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Tak hanya difokuskan di Kalimantan Selatan.

Dosen UIN Antasari Banjarmasin ini mengungkapkan tradisi haul dan pembacaan manaqib Syekh Samman sudah lama berkembang di kalangan umat Islam Kalimantan Selatan. Dengan konsep dari jamaah untuk jamaah, Samsul mengungkapkan panitia akan menyiapkan snack bagi para tamu yang datang ke Masjid Raya.

“Semua makanan dan minuman baik kue, air mineral dan lainnya merupakan sumbangan dari masyarakat. Makanya, kami kembalikan untuk menjamu puluhan ribu jamaah yang akan hadir dalam haul akbar Syekh Samman di Masjid Raya.  Segala persiapan hingga pengamanan acara itu sudah kami lakukan sejak dini,” tutur Samsul Rani.

BACA JUGA : Kota Citra Graha Memutih, Ribuan Jamaah Hadiri Haul Syekh Samman Al Madani

Aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) Kalsel ini mengungkapkan banyak pelajaran berharga dalam mengenang perjalanan hidup Syekh Samman bagi umat Islam. Tak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada sang Waliyullah, Samsul mengungkapkan Syekh Samman bernama lengkap Syekh Muhammad bin Abdul Karim As-Samman Al-Qadiri Al-Hasani lahir pada 1132 H, di Madinaturrasul atau Kota Nabi Madinah.

“Nama beliau adalah Sayyidi Syekh Samman itu daripada Lauhil Mahfuz dan setengah daripada Wazan Mahdi menyebutkan yang demikian itu. Itu terdapat dalam kitab Thabaqa tulisan Sayyid Ahmad As-Syarnubi,” papar Samsul.

BACA LAGI : Tanda Cinta kepada Sang Wali, Jamaah Haul Syekh Saman Padati Ruas Jalan

Adapun, menurut dia, watak atau tabiat luhur dari Syekh Samman yang menonjol adalah kasih sayang para penuntut ilmu, orang saleh, fakir miskin dan orang yang suka berkhidmat dengan menziarahi makam Rasulullah SAW di Kota Madinah.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor DidI G Sanusi