ACT

Dandim Banjarmasin Berpangkat Kolonel, Petinggi Korem 101/Antasari Bergeser

0 5.089

DANREM 101/Antasari Kolonel Inf Mohamad Syech Ismed memimpin serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat di lingkungannya, di Aula Makorem Antasari, Jalan DI Panjaitan, Banjarmasin, Jumat (16/8/2019).

DANDIM 1007/Banjarmasin yang sebelumnya diduduki Letkol Inf Arif Nofid digantikan pejabat yang baru, Kolonel Inf Anggara Sitompul. Sebelumnya, Anggara Sitompul merupakan Atase Pertahanan KBRI Papua Nugini. Sementara, Nofid menjabat Dandim 0910/ Malinau Korem 091/Aji Surya Natakesuma Kodam VI/ Mulawarman.

Berikutnya, Dandim 1009/Pelaihari Letkol Inf Bagus Budi Adrianto bergeser sebagai Kasbrigif Raider 3/Tri Budi Sakti /3 Kostrad. Tongkat komando diserahkan kepada Letkol Inf Adi Yoga Susetyo yang sebelumnya Dandodiklatpur Rindam VI/ Mulawarman.

BACA : Seleksi Atlet Tinju Pra PON, Piala Danrem Antasari Dihelat di Q-Mall Banjarbaru

Pejabat lainnya yang dirotasi adalah Kasrem 1001/Antasari Letkol Inf Ardi Sukarti dipindah sebagai Wakajasdam VI/ Mulawarman. Sukarti digantikan Letkol Inf M Bahrodin yang sebelumnya Dandim 0901 Samarinda Korem 091/ Aji Surya Natakesuma Kodam VI/ Mulawarman.

“Alih tugas dan jabatan di lingkungan TNI AD khususnya jajaran Korem 101/Antasari merupakan hal yang biasa. Ini demi mengembagkan kapasitas kepemimpinan dan profesionalisme keprajuritan perwira,” ucap Danrem 101/Antasari, Kolonel Inf M Syeh Ismed dalam sambutannya.

Menurut da, rotasi juga untuk memelihara kesinambungan organisasi, sehingga selalu mampu memberikan karya terbaik dalam mengemban tugas yang dipercayakan kepadanya.

Ia menjelaskan saat ini Kodim 1007/Banjarmasin telah naik kelas ke tipe A, sehingga pangkat sang komandan harus kolonel, bukan lagi letnan kolonel, karena tugasnya lebih berat berada di ibukota provinsi.

BACA JUGA : Bangun Sinergitas, Danrem Antasari Berharap Media Beri Informasi Positif

Sang komandan pun mengingatkan agar seluruh jajaran prajurit dan perwira untuk melaksanakan tugas dengan andal serta memiliki jiwa korsa yang tinggi dan solid.

“Terpenting adalah segera memahami daerah masing-masing serta berbaur dengan adat istiadat setempat lanjutkan hasil karya para pendahulu yang sudah baik. Terus ditingkatkan serta harus sinergitas dengan pemerintah daerah, Polri dan berbagai elemen masyarakat dalam berbagai persoalan aktual yang dihadapi  pemerintah, bangsa dan negara,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.