Kayu Bajakah Obat Kanker, Khasiat Kelakai Diteliti Fakultas Kedokteran ULM

TIGA siswa SMAN 3 Palangka Raya mengharumkan Indonesia di ajang internasional. Mereka adalah Yazid, Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani meneliti kandungan kayu bajakah yang berguna bagi penyembuhan kanker.

ALHASIL riset tiga siswa ini berhasil menyabet medali emas World Invention Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan dengan menyingkirkan 22 peserta lainnya dari berbagai negara yang ikut berkompetisi.

Ada fakta yang menarik, ternyata sebelum memutuskan ikut ajang Youth National Science Fair 2019 (YNSF) yang dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Mei 2019 silam, ketiga siswa ini mengujicoba kandungan kayu bajakah di Laburatorium Fakultas Kedokteran ULM.

BACA : Masyhur Khasiatnya, Omzet Penjualan Pasak Bumi Pedalaman Kalteng Laris Manis

Hal ini dibenarkan Eko Suhartono, peneliti Biokimia dan Biomlekuler Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK ULM). Eko mengaku takjub dengan kandungan kayu bajakah, terlebih tanaman ini merupakan tumbuhan asli Kalimantan.

Eko mengatakan, kayu bajakah baru diketahuinya saat dikenalkan oleh siswa asal Palangkaraya yang akhirnya menjadi juara itu. Ketika itu, para siswa tersebut mendatangi laboratorium FK ULM meminta untuk dilakukan penelitian terhadap kayu bajakah.

Tak berpikir lama, Eko langsung tertarik. Ia pun saat ini fokus mencari apa nama latin yang tepat dari kayu bajakah tersebut.

“Saya baru dengar dan baru tahu namanya kemarin ketika tiga siswa SMAN III Palangkaraya datang membawa kayu Bajakah ke Lab FK ULM, sekarang saya lagi lacak nama ilmiahnya,” ujar Eko saat dihubungi jejakrekam.com , Rabu (14/8/2109).

BACA JUGA : Ada Benjolan Tak Wajar, Waspada Itu Mungkin Kanker Getah Bening

Kepala Sekolah SMK Telkom Banjarbaru ini mengatakan pada saat itu laboratorium FK ULM melakukan penelitian secara kuantitatif untuk mencari konsetrat dan kandungan senyawa dari kayu bajakah.

Hasilnya pun mengembirkan, dari hasil penelitian yang dilakukannya hingga 3 bulan, kayu bajakah ternyata mampu membunuh sel kanker yang diujicobakan pada mencit atau tikus putih. “Riset ini masih tahap awal, untuk menjadi obat fitofarmaka masih perlu waktu dan riset yang lebih mendalam,” kata Eko.

BACA LAGI : Air Lemon Panas Bermanfaat Bunuh Sel Kanker

Ia pun menyarankan agar para siswa tersebut mematenkan penemuan mereka. “Bisa dipatenkan, bukan obatnya tapi cara pembuatannya dan konsetrasinya, yang punya gagasan kan mereka, di sini hanya membantu untuk meneliti, walaupun kita mengerjakannya sama-sama,” ucapnya.

Eko memastikan Laboraturium Fakultas Kedokteran ULM memang meneliti kandungan tumbuhan lokal selain kayu bajakah untuk kebutuhan medis. “Hingga saat ini, kami banyak meneliti tumbuhan hutan seperti kelakai, gemor, manggarsih dan lain-lain. Semuanya masih berproses dan bertahap,” tandas Eko.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi G Sanusi
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news and updates delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time